Kontraktor Berdalih Cuaca dan Mobilisasi Barang Menjadi Kendala Pekerjaan Gedung MDGs RSUD Ciawi

Gedung MDGs yang saat ini masih dalam pekerjaan. Yusman | Pakar

CIAWI – PT Karya Tunas Mandiri Persada mengakui jika proyek pembangunan gedung MDGs di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, mengalami devisiasi hingga 9 persen.

Projek manager PT Karya Tunas Mandiri Persada, Syaeful mengatakan, keterlambatan pada pembangunan gedung MDGs diakibatkan banyak faktor dari mulai ademdum pekerjaan, mobilisasi material, mobilisasi alat bantu untuk sampai kebelakang hingga cuaca yang dalam beberapa pekan ini terus diguyur hujan.

“Faktor-faktor tersebut yang membuat pekerjaan mengalami keterlambatan progres hingga 8 persen,” ujar Syaeful kepada wartawan.

Untuk melakukan ademdum saja prosesnya bisa memakan waktu hampir 25 hari kerja. Ditambah mobilisasi material yang hampir satu minggu serta curah hujan tinggi.

Meski demikian, ia berjanji progres pekerjaan akan naik. Devisiasi pekerjaan akan turun dalam beberapa pekan ini.

“Saya pastikan sebelum akhir tahun selesai,” katanya.

Beberapa upaya yang akan dilakukan demi mengejar ketertingalan progres pekerjaan, diantaranya penambahan man power dan penambahan waktu kerja.

“Selain pekerj ditambah, waktu kerja juga akan dibuat secara sip selama 24 jam,” bebernya.

Ia berharap, tidak ada lagi kendala pekerjaan di sisa waktu sekitar 6 Minggu lagi. Target 56 persen di Minggu bisa terkejar dan 90 persen di pertengahan bulan Desember.

“Semua akan diantisipasi agar pekerjaan selesai sesuai kontrak kerja,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.