Komisi IV Minta Pelajar Bertahan Dengan Pola Pembelajaran Jarak Jauh

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Dedi Aroza. Yusman | Pakar

CARINGIN – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Dedi Aroza meminta semua pelajar bertahan untuk terus menjalankan pola Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) demi mengedepankan kesehatan.

Menurutnya, Pemerintah tidak mau tinggal diam di tengah pandemi Covid-19 untuk sektor pendidikan. Untuk itu, PJJ dinilai menjadi solusi saat ini.

“Masyarakat maupun pelajar diminta untuk tidak berdekatan seperti biasanya. Karena satu diantara banyak cara menghindari wabah yang satu ini adalah berjaga jarak,” ujar politisi PKS tersebut.

Namun begitu, ia memahami bagaimana kondisi anak-anak di rumah sangat memprihatinkan. Lantaran berbagai hambatan harus mereka lalui demi kestabilan jenjang pendidikan yang beriringan dengan Covid-19 saat ini.

Ia menyebut, tak jarang anak-anak ini gagal fokus karena ketergantungan PJJ pada jejaring internet. “Namun semua ini harus dijalani,” ungkapnya.

Pemerintah tidak ingin anak-anak terpapar Covid-19. Jadi, ia meminta kepada orang tua murid untuk bersabar meski banyak keluhan kepada komisi IV terkait pembelajaran jarak jauh ini.

“Banyak keluh kesah terkait PJJ, tapi sekali lagi ini demi kesehatan,” tegasnya.

Saat ditanya efektifitas pola PJJ, ia mengaku, bahwa pembelajaran tatap muka masih tetap diunggulkan. Sebab ada pengawasan yang intensif saat proses pembelajaran berlangsung dibandingkan dengan PJJ.

“Tatap muka. Kalau PJJ mereka malah main kok. Banyak yang orang tuanya juga bekerja sehingga tidak mendapat pengawasan,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.