Komisi I Beri Batas Waktu Oktober Revisi RTRW Diajukan ke Dewan

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar. IST

CIBINONG – Banyaknya aturan baru dari pusat membuat rencana Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Perda 11 Tahun 2016 terhambat. Akhirnya, eksekutif pun molor dari jadwal menyerahkan ke legislatif.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar mengatakan, diskusi revisi RTRW ini sejatinya sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 2020.

Hanya saja, karena ada undang-undang Cipta kerja yang turun dari pusat sehingga akhirnya revisi RTRW harus terkendala selama dua tahun ini.

“Revisi RTRW, Perda 11 Tahun 2016 sebetulnya sudah dua tahun yang lalu, eksekutif mau mengajukan ke DPRD, dan itu juga sudah masuk ke bapemperda. Tapi, selama dua tahun ini terkendala, karena ada UU Cipta Kerja, sehingga disesuaikan terus, termasuk di tahun 2022 ini, kan sudah masuk juga di bapemperda, kesepakatan antara eksekutif dan legislatif, yang akan dibahas di 2022,” ujar Beben kepada wartawan, Kamis (29/9/22022)

Selain itu, ketertundaan ini juga tidak hanya karena ada UU Cipta kerja, tapi juga karena usulan dari Bupati juga sampai bulan Juli kemarin masih belum siap, baik dari eksekutif maupun secara akademik juga.

Namun ia berharap, pada bulan Oktober ini sudah selesai, dan eksekutif segera mengusulkan ke legislatif untuk menjadi pembahasan

“Supaya nanti masuk dalam bapemperda untuk 2023, kan harus diusulkan dulu,” ucapnya.

Dalam UU Cipta kerja itu turunannya banyak, dimana eksekutif harus berkoordinasi dengan Kementerian ATR-BPN.

“Apalagi sekarang ada tiga tata ruang, ada RTRW, ada Perda LP2B, ada juga sekarang yang baru tentang lahan sawah yang dilestarikan,” ucapnya

Maka dari itu, semuanya harus disinergikan kembali. “Itu juga mungkin membuat kehati-hatian dari pihak eksekutif, tapi kita berharap tahun depan harus sudah masuk pembahasan, artinya harus direncakan dulu,” bebernya.

Ia menambahkan, revisi RTRW ini sangat urgen dan memang kebutuhan.”Jadi harus segera, dan kami minta secepatnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Supriyanto mengungkapkan, saat diskusi perubahan revisi RTRW sedang dilaksanakan. Ia manargetkan, di Oktober 2022 ini sudah bisa diserahkan revisi RTRW ini. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.