Kodim Gandeng DPKP, Latih Bertani Bagi Anggota TNI

BOGOR- Kodim 0606/Kota Bogor tengah menyiapkan anggotanya agar dapat memanfaatkan lahan pekarangan yang terbengkalai untuk dimanfaatkan dengan kegiatan pertanian, hingga perkebunan. Seluruh Babinsa yang bertugas di Kota Bogor dengan anggota yang akan menjalani massa pensiunnya dilatih dengan mengadakan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial 2021 yang berlangsung di Markas Kodim 0606/Kota Bogor, Kamis (8/4/2021).

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Robby Bulan mengatakan, kegiatan Pembinaan Kesiapan Aparat Kewilayahan dan Kemampuan Teritorial dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam pelaksanaan pembinaan dan pemberdayaan wilayah teritorial Kodim 0606/Kota Bogor. “Salah satunya berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Bogor. Untuk peningkatan ketahanan pangan di wilayah Kota Bogor,” ungkap Kolonel Inf Robby Bulan.

Menurutnya, upaya tersebut merupakan bukti dukungan terhadap program pemerintah untuk peningkatan ketahanan pangan baik dengan menanam tanaman berupa sayuran, perikanan, dan peternakan. “Kita mengedepankan Babinsa bersama kelompok tani yang ada di kelurahan, untuk membudidayakan kegiatan pertanian,” katanya.

Tujuanya, kata dia, tak lain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat agar dapat meningkat dari aspek kewilayahan dan daerah, tentunya dapat memanfaatkan anggota TNI agar memiliki keahlian lain.”Karena selain anggota, kita juga siapkan anggota yang akan pensiun,” ucapnya. Kedepan, tentunya DPKP memiliki penyuluh yang dapat membantu Babinsa dan kelompok tani yang ada dimasyarakat.

Sementara, Kepala DKPP Kota Bogor Anas S Rasmana menambahkan, DKPP memiliki program Bogor berkebun yang sejalan dengan program Kodim 0606/Kota Bogor agar masyarakat gemar memanfaatkan lahan yang tidak terpakai, menjadi lahan yang lebih produktif. “Urban farming kan dapat memanfaarkan waktu luang, membudidayakan dalam bentuk pertanian, perikanan, lebah dan sebagainya,” katanya.

Keberadaan Babinsa, kedepan memiliki dua fungsi, pertama sebagai petugas teritorial yang membina kewilayahan, dan mengawasi bantuan yang telah diberikan. “Artinya dapat memantau, dan tidak dilalaikan, tetapi tetap dirawat,” ucapnya. Selain itu, disamping menjalankan tugas utamanya, mereka dapat mengingatkan dan memantau kelompok tani yang sudah diberikan bantuan.Kedua, Babinsa sebagai anggota masyarakat dan bisa membuat kelompok tani sendiri selama memiliki lahan.

“Diharapkan dapat meningkatkan pendapatan, seperti ada mantan pegawai mall dan grab, koni bertani jahe. Itukan recovery dan reborn, bahkan bisa mencipakan lapangan kerja,” tandasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.