Klinik Rumah Lansia Bakal Dibangun Pertama di Bogor, Sekda Ingatkan Basnaz Lengkapi Perizinan

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin saat penyambutan rencana pembangunan klinik rumah lansia di Cibinong. Age | Pakar

CIBINONG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam waktu dekat berencana akan membangun klinik rumah lansia pertama di Kabupaten Bogor atau kedua di Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (14/11/2023).

Namun, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin mengingatkan kepada Baznas untuk melengkapi legalitas perizinan terlebih dahulu sebelum klinik rumah lansia tersebut dibangun.

“Pertama saya titipkan legalitas tanah ini supaya aman, jangan sampai ada gugat menggugat. Dan saya minta perizinannya juga dilengkapi, jangan sampai Baznas karena merupakan salah satu unsur pemerintah malah mengabaikan segala bentuk perizinan,” katanya, pada Selasa 14 November 2023.

Ia menyebut bahwa legalitas perizinan tersebut yang harus ditempuh baik dari tingkat lingkungan hingga izin mendirikan bangunan (IMB).

“Intinya harus dilengkapi semua perizinan mulai dari persetujuan lingkungan sampai imb dan saya juga ingin tenaga pekerja dimanfaatkan juga untuk wilayah sini tetapi dengan catatan harus aman dan segalanya saya juga minta lengkapi progres time line dari pertama mulai membangun sampai batas waktu yang ditetapkan,” ungkapnya.

Bahkan ia juga meminta kepada Baznas untuk tekstur bangunan saat pembangunan klinik rumah lansia harus lebih ideal guna mempermudahkan akses pasien saat masuk ke dalam ruangan.

“Yah namanya Lansia itu tekstur bangunannya harus detail, mulai dari akses jalan, tangga dan sebagainya. Jangan sampai standar bangunan yang dibangun malah menyulitkan pasien yang saat masuk ke dalam kamar dan ruangan tertentu, dan saya juga meminta agar pengadaan Musholla lebih nyaman,” harapnya.

Sementara itu Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH Lesmana menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pembangunan mulai dari bulan Desember 2023 sampai 4 bulan kedepan atau sampai bulan April 2024 mendatang.

“Untuk pasien lansia akan kita gratiskan, ada pun nanti kalau sudah maju kedepan mungkin akan ada bisnis juga (prabayar). Dan untuk pembangunannya akan kita bangun dua lantai dengan luas lahan 1.500 dan insyaallah kurang lebih 4 bulan mulai dari Desember 2023 sampai April 2024,” ucapnya.

Ia menuturkan bahwa pembangunan klinik rumah lansia tersebut nantinya akan menghabiskan anggaran sebanyak Rp 20 miliar dari dana CSR dan dana Pusat (Nasional dan Jabar).

“Kita akan dikirim dokter dari pusat dan dari Provinsi dan sepenuhnya kami Baznas Kabupaten Bogor dalam mengelola rumah sakit ini dan anggarannya kurang lebih Rp 20 miliar dan anggaran ini dibantu melalui CSR dan sepenuhnya dari pusat antara nasional dan Jabar. Bahkan gedung ini juga nantinya akan yang diperbaiki dan dibongkar,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.