Ketua Komisi 1 Pastikan Belum Ada Aturan Soal Tanah Kavling

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman. Yusman | Pakar

MEGAMENDUNG – Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman memastikan jika sampai saat ini belum ada regulasi yang mengatur tanah kavling.

Hal ini diungkapkan politisi Partai Persatuan Pembangunan seiring maraknya penjualan lahan kavling di Kecamatan Megamendung dan Cisarua.

“Secara aturan di kami belum ada yang mengatur tanah kavling, yang ada aturan perumahan,” ujar Usep kepada wartawan belum lama ini.

Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk hati-hati jika ingin membeli tanah kavling. Sebab, pemilik bangunan yang berdiri di lahan kavling akan kesulitan mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

“Apalagi keberadaan kavling itu berada di wilayah yang peruntukan nya tidak boleh untuk perumahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala UPT Penataan Bangunan wilayah III Ciawi, Agung Tarmedi mengatakan, banyak pemilik lahan kavling di sejumlah wilayah khususnya di selatan Kabupaten Bogor belum mengantongi IMB. Sebab secara aturan, rumah di tanah kavling ini masih rancu.

“Paling dibawa ke perumahan kalau memang di wilayah itu P1 atau wilayah pemukiman, tapi untuk di Kecamatan Cisarua dan Megamendung itu tidak bisa,” ujar Agung

Jadi jangan heran jika banyak pemilik rumah di tanah kavling tak memiliki legalitasnya bangunan.

Hanya saja, yang sudah terlanjur membeli tanah kavling masih bisa bernapas lega asalkan rumah-rumah di tanah kavling tersebut sudah membaur dengan penduduk.

Selain itu, jalan masuk tanah kavling ini juga sudah harus menjadi jalan umum. “Itu bisa, nanti izin perorangan karena kavlingnya sudah membaur dengan penduduk,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.