Ketua DPRD Kota Bogor Gagal di Vaksin Sinovac, ini Alasannya

BOGOR – Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Puskesmas Tanah Sareal, terhadap 10 orang unsur Forkopimda Kota Bogor, tidak di ikuti oleh Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto. Setelah hadir dalam kick off vaksinasi, Atang tidak jadi di vaksin dengan alasan karena ada syarat yang tidak terpenuhi untuk menjadi orang yang di vaksin.

“Saya mendukung program vaksinasi dari pemerintah karena salah satu bagian dari iktiar menangani pandemi Covid-19. Saya sendiri siap untuk di vaksin, tapi karena ada salah satu hal belum memenuhi syarat, maka ditunda untuk vaksinasi hari ini terhadap tubuh saya,” ungkap Atang.

Lanjut Atang, sebelum dilaksanakan vaksinasi perdana oleh Pemkot Bogor, dirinya kemarin sudah melakulan assesmen dan salah satu hasilnya bahwa ia tidak memenuhi syarat sehingga tidak bisa di vaksinasi. “Ini menyangkut kesehatan saya yang akhirnya hari ini saya belum bisa di vaksin,” jelasnya.

Atang juga mengatakan, karena waktunya sangat mendesak, sehingga tidak ada perwakilan dari DPRD yang bisa ikut vaksinasi pertama di Puskesmas Tanah Sareal.

“Dari DPRD sudah mengajukan nama, tapi karena terlambat masuk datanya di hari Rabu kemarin, maka tidak ada yang bisa mewakili DPRD hari ini,” tuturnya.

Polisi PKS inipun mempercayakan semuanya kepada pemerintah dan yakin bahwa vaksin Sinovac tidak akan membahayakan warga. harus betul-betul menjalankan program dengan hati-hati, teliti, prosedural, dalam mengutamakan keselamatan warga.

“Mudah-mudahan akan muncul tras dari seluruh warga negara mensukseskan program vaksinasi ini. Saya kira perlu disampaikan kepada publik tingkat keberhasilan dari vaksinasi oleh tokoh publik hari ini, dan ketika hasilnya bagus dan tidak ada efek mengkhawatirkan, maka masyarakat akan pecaya karena hari ini yang dinutuhkan adalah tras kepercayaan,” tutupnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.