Keterlambatan Proyek Peningkatan Sarpras Pendidikan Jadi Soal, Komisi III Minta Disdik Evaluasi

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova. Age|Pakar

CIBINONG – Komisi III DPRD Kabupaten Bogor meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi buntut maraknya proyek mengalami keterlambatan masa kontrak di Bidang Sarana dan Prasarana Pendidikan.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova kalau ada sekitar 9 proyek mengalami terlambatan masa pengerjaan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan (sarpas).

“Kalau di Disdik itu bukan mangkrak tetapi suatu pekerjaan yang melewati masa kontrak atau keterlambatan yang ada sebanyak kurang lebih 9 kegiatan dari 100 lebih proyek peningkatan sarpas,” katanya.

Ia mengungkapkan kalau keterlambatan pekerjaan proyek peningkatan Sarpas biasanya dikarenakan para penyedia jasa mengalami kekurangan dana modal.

“Kebanyakan penyedia jasa ini kurang modal intinya, dan mereka berkenan ringan dengan uang muka, kedua mereka juga tidak bisa mengcover uang muka ketika cair sehingga penyedia jasa mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan,” ungkapnya.

Ia berharap agar Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk mengevaluasi pada kegiatan proyek tahun ini untuk meminimalisir keterlambatan pekerjaan.

“Dan kita harap kepada penyedia jasa melaksanakan kegiatan dengan maksimal dan sebelum mengikuti lelang perlu menyiapkan modal untuk pekerjaan proyek peningkatan sarpras pendidikan,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.