Kecamatan Gunung Putri Tutup Mata Soal Pembuangan Limbah ke Setu Citongtu

Ribuan ikan di Setu Citongtu mati karena adanya pembuangan limbah dari perusahaan. (AGE)

GUNUNG PUTRI – Pencemaran Setu Citongtu yang diakibatkan adanya pembuangan limbah dari perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi Setu, tidak mendapat perhatian dari pihak pemerintahan Kecamatan Gunung Putri. Aparat pemerintahan setempat seolah lepas tangan dan tidak memperdulikan dengan adanya pencemaran Setu yang mengakibatkan matinya ribuan ikan di Setu Citongtu.

Ketika pakuanraya.com merupakan mengkonfirmasi dan ingin menanyakan persoalan adanya pembuangan limbah dari perusahaan yang mengakibatkan pencemaran Setu Citongtu, tidak ada satupun pihak Kecamatan Gunung Putri yang mau memberikan komentar. Camat Gunung Putri ketika ditemui tidak ada di ruang kerjanya, sedangkan Sekcam nya enggan berkomentar apapun.

Sementara, sejumlah relawan Gerakan Pemungut Sampah (GPS) dan Babinsa Desa Cicadas, turun aksi membersihkan ribuan ikan yang mati di kolam konservasi ikan Pemerintah Desa Cicadas. Pasalnya ikan yang mati tersebut membuat bau bangkai yang sangat tidak sedap, sehingga tercium sejauh 1 kilometer.

Relawan Gerakan Pemungut Sampah, Aditya mengatakan jika ikan tidak di angkut maka ikan tersebut semakin tercium bau bangkainya. “Hari ini saya dan kawan kawan akan membersihkan ribuan ikan di setu Citongtu walaupun ikan tersebut mati satu persatu,” katanya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.