Ke Puncak tanpa Macet, Nanti Bisa Lewat Lingkar Utara

0
179

BOGOR – Macet, jalur menuju arah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, atau sebaliknya, sedang diberlakukan sistem buka tutup dari pukul sekian hingga sekian. Itulah risiko yang dihadapi para wisatawan ketika akan berlibur ke Puncak, baik pada hari Sabtu-Minggu, atau hari libur-hari nasional.

Menyikapi permasalahan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor, terus berupaya memikirkan solusi. Salah satunya dengan membuka akses baru via lingkar utara. Jalan sepanjang 6,5 kilometer ini membentang diempat desa di Kecamatan Megamendung.

Jalan lingkar utara direncanakan memutus kemacetan melalui Jalan Gunung Geulis-Pasir Angin-Cipayung-Megamendung (Pusdiksi). Namun, karena pintu keluar tol Jagorawi Gunung Geulis belum tersedia, saat ini masih dalam pengajuan kepada instansi teknis, akses menuju lingkar utara baru bisa ditempuh melalui pintu tol keluar Sentul atau Sentul Selatan.

“Sekarang pekerjaan fisik jalan lingkar utara sudah berlangsung dan berjalan. Untuk progresnya memang masih lama, tapi mudah-mudahan tahun ini sudah bisa dibuka,” ungkap anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Slamet Mulyadi kepada pakuanraya online, Selasa (15/1/2019).

Dijelaskan dia, jalan lingkar utara yang diharapkan bisa mengurai kemacetan di jalur Puncak hingga 10-15 persen, bukan usulan baru. Tapi memang sudah direncanakan sejak lama. Bahkan, jika memang tidak ada permasalahan teknis, pekerjaan fisiknya sudah dimulai tahun 2016 silam.

“Kaitan pengerjaan jalan lingkar utara, seharusnya memang dimulai tahun 2016, bahkan sudah dilakukan pengerasan saat itu dan pengerasan jalan melalui dana swadaya,” katanya.

Politisi PDIP itu pun berharap Bupati Bogor Ade Yasin mendorong pembukaan pintu keluar tol Jagorawi Gunung Geulis. Agar ketika jalan lingkar utara sudah dioperasikan, bisa langsung terintegrasi.

“Sudah ada MoU antara Bupati terdahulu (Nurhayanti) dengan pemilik lahan di area yang direncanakan untuk pintu keluar tol Jagorawi. Saya berharap bupati baru mendorong percepatannya,” ucap Slamet.

Sementara, Kepala Desa Cipayung, Cacuh Budiawan menargetkan pekerjaan fisik jakan lingkar utara rampung dalam waktu 90 hari.

YUSMAN | ACHMAD KURNIAWAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.