Kaum Ibu Demo Minta Polisi Tangkap Pelaku Pengrusakan Kantor Desa Bojong Koneng

Ratusan ibu ibu melakukan aksi demo di Kantor Desa Babakan Madang menuntut polisi segera menangkap pelaku pengrusakan kantor desa. Age | Pakar

BABAKANMADANG – Tidak terima adanya Pengerusakan Kantor Pemerintah Desa, Belasan ibu ibu melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Aksi unjuk rasa ini bermaksud guna mendesak pihak Kepolisian serta pihak Pemerintah setempat segera mengambil sikap adanya pengerusakan yang dilakukan oknum oknum tidak bertanggung jawab.

“Kami sebagai warga asli Desa Bojong Koneng meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap oknum yang telah merusak kantor pemerintah desa karena ini sudah mengganggu kenyamanan kita sebagai masyarakat asli,” kata salah satu warga, Siti.

Disamping itu Warga Bojong Koneng, Yadi Mulyadi mengatakan aksi unjuk rasa ini mendesak pihak Pemerintah Setempat dan pihak Kepolisian untuk mengisut tuntas adanya perusakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Karena sudah jelas, kantor desa yang dirusak oleh mereka membuat dampak bagi kita masyarakat Desa Bojong Koneng. Seperti hambatan pembuatan administrasi di desa terganggu dan mengambil sembako pun tertunda adanya Pengerusakan ini,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Babakan Madang, Cecep Imam Nagarasid menyebutkan untuk mengenai laporan khusus kejadian perusakan kantor Pemerintah Desa Bojong Koneng.

“Adanya kejadian perusakan kantor Desa Bojong Koneng yang di amuk massa itu akan terus berjalan kasusnya, walaupun ada atau tidaknya yang memberikan laporan kepihak kepolisian,” jelasnya.

Ia menuturkan Karena ini sudah masuk kasus nasional bukan daerah lagi dan akan terus berjalan karena saya sebelumnya sudah berbicara dengan Kepolisian Resort (Polres) Bogor.

“Saya memang sempat mendengar kalau kasus ini, sempat dicabut pelaporan kepolisian oleh Pemerintah Desa. Tapi itu tidak berlaku, ada atau tidaknya yang melaporkan. Ini akan terus berjalan dan akan di usut tuntas bahkan kasus ini sudah di ambil ahli oleh Mabes Polri karena ini masalahnya Pengerusakan simbol negara yakni Kantor Pemerintah Desa,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.