Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Bogor Meningkat, Bullying Mendominasi

Ilustrasi bullying. (Dok.Freepik)

CIBINONG – Kasus kekerasan anak di Kabupaten Bogor terus meningkat. Jumlahnya naik signifikan menjadi 80 kasus di sepanjang 2024 atau hingga bulan Mei.

Berdasarkan catatan dari Unit PPA Polres Bogor, kasus kekerasan tersebut meningkat lebih dari 100 persen. Sebab di sepanjang 2023 hanya tercatat sebanyak 46 kasus.

“(kasusnya meningkat setiap tahun)
dan kami mencatat peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Terutama, peningkatan yang drastis terjadi dalam dua bulan terakhir,” ungkap Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Ndaru Chaya kepada wartawan.

Menurutnya, 80 kasus yang terjadi itu didominasi perilaku bullying di sekolah.

“Mayoritas kasus terjadi di lingkungan sekolah, seperti kasus bullying dan tawuran,” jelasnya.

Sementara itu, penyidik Unit PPA Polres Bogor, Aipda Angga Permana mengungkap, bullying di sekolah menjadi salah satu contoh kasus kekerasan yang didapatkan dan dilakukan oleh anak.

“Contoh yang paling umum adalah perilaku bullying yang sering terjadi antara sesama anak. Saat ini, kasus tersebut banyak terjadi di sekolah, baik antar sesama angkatan maupun dari senior ke junior,” paparnya.

Angga menekankan bahwa kasus kekerasan di lingkungan sekolah sering kali terulang dan menjadi dominasi dalam catatan kasus yang ditangani oleh unit PPA Polres Bogor saat ini.

“Korban seringkali menjadi pelaku karena mereka tidak hanya mengalami kekerasan fisik, tetapi juga kekerasan psikologis yang dapat memicu rasa dendam,” katanya.

Menurutnya, rasa dendam yang dialami korban dapat memengaruhi emosi mereka sehingga menyebabkan perilaku yang tidak terpuji.

“Tidak jarang korban kekerasan akhirnya menjadi pelaku, terutama ketika emosi mereka tidak terkendali karena dendam yang mereka rasakan. Beberapa kasus bahkan sampai pada tindakan penusukan terhadap teman mereka,” pungkasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.