Karena Terpapar COVID-19, Kepala Puskesmas Cigudeg Gagal Divaksin

Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Cigudeg sedang melakukan proses vaksinasi COVID-19. (JEFRY)

CIGUDEG – Sejak kedatangan 100 lebih Vaksin Sinovac 0,5 ML pada Kamis (28/01/2021) pekan lalu ke UPT Puskesmas Cigudeg, Kabupaten Bogor, dr. Suparno Kepala UPT. Puskesmas Cigudeg jusrtu tidak disuntik Vaksin Sinovac. Kenapa demikian, pasalnya karena ada peraturan yang tidak memperbolehkan seseorang untuk di suntik Vaksin Sinovac, jika diketahui memiliki riwayat penyakit berbahaya seperti Jantung, ibu hamil dan sedang menyusui atau dari hasil scrinning cek up kesehatannya, orang tersebut diketahui sedang dalam kondisi sakit atau pernah terpapar virus COVID-19.

dr. Suparno kepala UPT. Puskesmas Cigudeg saat dihubungi membenarkan, kenapa dirinya tidak di suntik vaksin Covid19 Sinovac. “Karena beberapa waktu sebelumnya, saya sempat terpapar Covid19 serta harus menjalani perawatan 15 hari dan harus menjalani isolasi mandiri 14 hari dirumah. Jadi selali lagi yang perlu harus diketahui, untuk seseorang yang sedang terpapar Covid19 tidak diperbolehkan di vaksin Sinovac,”kata dr. Suparno kepala UPT. Puskesmas Cigudeg kepada pakuanraya.com, Selasa (2/2/2021).

Ditambahkannya, untuk jumlah tenaga kesehatan (nakes) Cigudeg yang didaftarkannya wajib di suntik Vaksin Sinovac, sebanyak 86 orang yang pelaksanaannya dibagi dua tahap. “Tahap pertama dilaksanakan pada hari Jumat (29/01/2021) yaitu sebanyak 43 orang Nakes, tahap kedua dilanjutkan hari Sabtu (30/01/2021) dengan jumlah 43 orang,” bebernya.

Sementara untuk jumlah Nakes yang tidak di suntik vaksin sambungnya, sebanyak Lima Orang. “Pertama adalah saya, dan ke empat nakes lagi diketahui punya riwayat penyakit,” tambahnya.

Sementara Untuk kelanjutan pelaksanan penyuntikan vaksin Sinovac kali keduanya lanjut dr. Suparno, harus menunggu empat belas hari kedepan pasca tuntasnya penyuntikan pertama. “Barulah setelah itu akan kami jadwalkan kembali waktu penyuntikan vaksinnya untuk ke 86 orang Nakes UPT. Puskesmas se wilayah Cigudeg”,tandasnya.

Sebut saja, Nining Tenaga Kesehatan Cigudeg menambahkan, kata dia sebelum di vaksin sempat muncul dipikirannya perasaan khawatiran apakah se usai di vaksin nanti akan muncul efek samping. “Tapi Ternyata aman aman saja tuh, bahkan tidak ada efek samping apa apa.”pungkasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.