Karena Kelelahan, 1.497 Petugas Pemilu di Kabupaten Bogor Jatuh Sakit

Ilustrasi petugas Pemilu diperiksa dokter karena sakit. (Dok.Freepik)

CIBINONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 1.497 petugas Pemilu jatuh sakit usai diduga mengalami kelelahan selama proses pungut dan hitung suara.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Bogor Dyon Rivardi mengatakan, data tersebut tercatat dalam Data Fasyankes Online (DFO) milik pihaknya selama proses Pemilu berlangsung.

“Ya berdasarkan DFO kami, update data terakhir angka kesakitan itu sebanyak 1.497 orang. Dugaan sementara karena kelelahan,” ungkap Dyon kepada wartawan, Senin (19/2/2024).

Dyon menerangkan, gejala yang diderita para petugas itu beragam. Mulai dari tekanan tekanan darah (hipertensi), perut kembung, saluran pernapasan dan radang pada dinding lambung.

Menurutnya, kondisi kelelahan mengakibatkan mereka yang memiliki resiko bisa lebih cepat terserang penyakit.

“Dugaannya itu kelelahan, karena itu dapat mempengaruhi daya tahan petugas, terutama yang mempunyai faktor resiko,” terang Dyon.

Karena banyaknya petugas Pemilu yang jatuh sakit, Dinkes pun menyarankan agar mereka diberikan waktu istirahat yang cukup dan memanfaatkan waktu istirahatnyavdengan baik.

“Selain itu, perlu mengurangi jenis makan minum yang bisa mempengaruhi kesehatan terutama faktor resiko,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun tetap melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan petugas kesehatan yang melaksanakan pemantauan di wilayah masing-masing.

“Ya kami update setiap hari dua sampai tiga kali, dan dimungkinkan ada penambahan jumlahnya,” tuturnya.

Di samping itu, Dinkes Kabupaten Bogor juga mencatat angka kesembuhan petugas Pemilu yakni sebanyak 1.442 orang. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.