Karena Hal Ini, ZM Pertanyakan Kualitas Aspal Jalan Nasional

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin (ZM). (ROY)

BOGOR – Kerusakan di Jalan Soleh Iskandar, mendapatkan sorotan tajam dari Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Zaenul Muttaqin. Pasalnya, jalan yang menjadi akses utama di Kota Bogor ini, lagi-lagi rusak dan menyebabkan kemacetan.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa ZM ini pun, mempertanyakan kualitas aspal yang digunakan oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menambal aspal di jalan tersebut.

“Baru kemarin katanya di aspal, sekarang udah rusak lagi. Ini jalan nasional, harusnya kualitasnya lebih bagus dan bisa menjadi contoh standar mutu jalan dan jadi rujukan kualitas jalan lainnya,” kata ZM, Senin (8/2).

Lebih lanjut, politisi PPP ini juga mempertanyakan mengapa pihak Kementerian PUPR hanya melakukan penambalan saja. Padahal jika dilihat, intensitas hujan di Kota Bogor lebih tinggi dari daerah lainnya, sehingga seharusnya dari pada melakukan penambalan, baiknya dilakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh.

“Tidak akan lebih baik kalau cuma tambal, karena curah hujan di kota bogor lebih tinggi dari daerah lainnya, mungkin harus nya ada peningkatan jalan,” tandasnya.

Terpisah, PPK 5.2 wilayah Jawa Barat pada Kementerian PUPR, Maharshi Meunang, mengungkapkan memang kerusakan yang terjadi di Jalan Soleh Iskandar, terutama di Jembatan Cibuluh, diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi.

Sehingga, patching (penambalan) yang menggunakan aspal dingin, menjadi tidak efektif.

“Kita kan kemarin pake aspal dingin, jadi memang lebih cepat rusak, karena pas pengerjaan juga hujan,” katanya.

Meski saat ini hanya memberikan perawatan sementara, kedepannya Unang mengatakan kalau Kementerian PUPR bakal melakukan pengaspalan berkala. Dimana rencananya aspal disepanjang Jalan Soleh Iskandar mulai dari underpass dekat Bogor Valley sampai Jembatan Cibuluh bakal diganti dengan aspal baru.

“Rencananya akan ada pengaspalan berkala, sekarang masih proses lelang,” pungkasnya. ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.