Kantor UPL PLN Leuwiliang di Demo Warga, ini Tuntutannya

CIBUNGBULANG – Warga Kampung Pasaran Jum’at RT 01/05 Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, menggeruduk kantor Unit Layanan Pelanggan (UPL) Leuwiliang. Warga beserta organisasi masyarakat (ormas) PAC Pemuda Pancasila unjuk rasa kepada UPL Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di Desa Giri Mulya, Kecamatan Cibungbulang.

Kordinator aksi Dadun mengatakan, dalam aksi ini warga menuntut aspirasi masyarakat segara dipenuhi terkait tihang listrik sehingga pembangunan masjid Al-Ikhlas bisa segera selesai.

“Tanggapannya sih jauh dari harapan kami akan tetapi dengan jawaban dari tim direksi sangat bersyukur Alhamdulilla, dengan jawab yang akan dilaksanakan dan akan ditindaklanjuti seminggu paling lambat,” ungkapnya, Rabu (8/9/2021).

Menurutnya, pengajuan yang sebelumnya kita ajukan untuk pemindahan tihang akan tetapi hasil dari musyawarah lebih cenderung untuk pengamanan kabel tegangan tinggi, maka dari itu kita melakukan aksi ini bukan menyelahi aturan mengingat kondisi yang saat ini sedang dalam PPKM, sehingga kita melakukan aksi dengan kondusif.

“Dalam isi tuntutan kita meminta tiga poin ya, poin dasarnya terkait pengajuan yang kurang respect terkait surat pengajuan itu sendiri, yang poin dasarnya kita menuntut untuk pengamanan kabel jaringan bertengangan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, dalam hal ini pihaknya memilik alasa tertentu mengingat pernah terjadi ketika warga sedang melakukan perbaikan rumah sehingga tersengat listrik dan meninggal dunia.

“Kalo untuk dilokasi masjid tidak ada, kalo untuk isu yang dulu pernah terjadi mangkanya kita antisipasi biar tidak dengan kejadi tersebut maka kita memberhentikan pengerjaan masjid tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Manager ULP Leuwiliang Uji Rahgito mengatakan, dengan aksi yang dilakukan masyarakat Gunungsari tentunya akan menindak lanjuti aspirasi dari masyarakat. “Menyambut dengan baik aspirasi dari warga Gunungsari sehingga kita harus membuat solusi yang terbaik untuk warga,” ujarnya.

Mengingat hasil dari mediasi yang dilakukan oleh pihak PLN dan warga Gunungsari didampingi pula oleh Kapolsek Cibungbulang. “Hasil dari madiasi tentunya hanya meminta pengamanan kabel di Masjid Al-Ikhlas dilingkungan Gunungsari, memang secara permohonan sudah masuk hanya saja terjadi miskomunikasi saja,” jelasnya.

Tentunya dalam tuntutan masyarakat pihaknya, memastikan terkait komitmen untuk mengabul permohonan dari warga Gunungsari. “Kami akan melaksanakan pengaman kabel tersebut insya allah minggu depan pada tanggal 15 September,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.