Kantor Desa Sukaluyu Dibobol Maling, ini Kerugiannya

CIANJUR – Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur dibobol maling. Sejumlah barang elektronik raib, kerugian ditaksir mencapai Rp 7,5 juta.Berdasarkan data yang dihimpun, pencurian tersebut diketahui pertama kali oleh seorang penjaga kebersihan Desa Sukaluyu Abah Eeng (60) sekitar pukul 06:00 Wib.

Para pencuri berhasil mengambil satu buah monitor, Televisi LCD 42 in, dan Kamera CCTV online. Abah Eeng (60) petugas kebersihan Desa Sukaluyu, menuturkan, berawal ketika saat akan melakukan bebersih ruangan sekitar pukul 06:00 Wib. Saat melihat ke ruangan tunggu televisi tidak ada, sehingga dirinya menanyakan ke perangkat desa lainnya.

“Saya liat televisi sudah tidak ada dan setiap ruangan laci terbuka serta sudah berantakan. Sehingga saya menanyakan kepada perangkat lain,”kata dia saat ditanya di Kantor Desa Sukaluyu, Senin (29/3/2021).

Eeng menjelaskan, saat melakukan pengecekan ternyata tralis besi sudah lepas dan dua jendela rusak dijebol. “Perkiraan pencuri lewat belakang kantor desa dengan menjebol tralis besi dan jendela,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukaluyu, AKP Anaga Budiharso, melalui Kanit Intel Polsek Sukaluyu, Ipda Dadang Arifin mengatakan, Pelaku diduga lebih dari satu orang, karena dilihat dari cara mencurinya, mereka masuk melalui belakang Desa dengan menjebol tralis besi dan merusak dua jendela. “Tralisnya dibongkar dan disimpan dibawah, dan masuk melalui jendela ruang pelayanan kadus serta jendela bagian pelayanan umum,”kata dia.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan. Para komplotan pencuri tersebut mengambil Sebuah Monitor Komputer, Televisi LCD, dan perangkat Kamera online yang dipasang diruang pelayanan umum. “Total barang dicuri ada tiga elektronik dengan total harga 7,5 juta. Saat kejadian Desa sedang dalam keadaan kosong dan tidak ada petugas jaga atau piket,”katanya.

Dadang mengungkapkan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait pencurian ini. “Kami saat ini sedang melakukan penyelidikan. Karena ini bukan yang pertama kalinya Desa tersebut kemalingan,” pungkasnya. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.