Kantor BPP Mande dan Kantor Desa Sukajadi Disatroni Maling, ini Barang yang Raib

Anggota kepolisian sedang melakukan pemeriksaan di kantor Pemerintahan Desa dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Mande yang dibobol maling. (ESYA)

CIANJUR- Aksi pencurian terjadi di kedua Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Mande dan Kantor Desa Sukajadi Kecamatan Karangtengah ludes dibobol maling. Diduga terjadi Jumat (12/3/2021) malam dengan cara mencongkel pintu jendela kantor menggunakan obeng. Mereka menggasak semua barang elektronik di dua kantor tersebut senilai Rp 40 juta.


Informasi yang berhasil dihimpun, aksi pencurian kepada dua kantor tersebut, modusnya hampir sama dengan mencongkel jendela kantor menggunakan obeng. Aksi pencurian tersebut, terjadi pada Jumat (12/3/2021) malam akhir pekan ini, diketahui oleh petugas kebersihan yang hendak masuk ke kantor.


Kepala Desa (Kades) Sukajadi Asep Sopyan membenarkan jika kantornya telah dibobol maling pada Jumat malam (12/33/2021) lalu. Sebenarnya maling tersebut, telah menggasak semua barang elektronik di dua kantor desa dan kantor BPP yang jaraknya berdekatan. Jenis barang yang digondol maling tersebut, diantaranya barang elektronik seperti satu unit komputer, laptop, televusi 32 inch, dan infokus.


“Mereka telah berhasil menggasak semua barang elektronik di dua kantor, diperkirakan sekitar Rp 40 juta. Aksi pencurian tersebut, sama persis dengan cara mencongkel pintu jendela kantor menggunakan obeng. Pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan, jumlah total kerugian mencapai Rp 32 juta,” kata Asep, kepada wartawan Minggu (14/3/2021).


Staf Desa Sukajadi Wulan mengatakan, aksi pencurian kedua terjadi di kantor Balai Penyuluh Pertanian Mande, yang jaraknya sangat berdekatan sekitar 50 meter hanya dibatasi oleh Jalan Arianatamanggala sebagai batas kecamatan. Tepatnya, di Kampung Ciptaraharja RT 04/06, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, ini diketahui kemalingan setelah seorang pegawai bernama Wulan Sari (38) masuk ke kantor.

“Saat itu, melihat kondisi kantor sudah acak-acakan. Setelah diperiksa satu unit komputer merk DEL (Bantuan Kementerian Pertanian) dan uang kas senilai Rp 300 ribu raib.”kata Wulan.


Menurutnya, saat akan masuk kantor kondisi jendela kantor rusak dan sudah terbuka, selanjutnya ia masuk kantor dan komputer berikut uang kas sudah tidak ada. Saat itupun,langsung menghubungi seorang pegawai honorer BPP, Rahmat, untuk datang ke kantor dan selanjutnya menghubungi piket Polsek Mande,” terangnya.


Kanit Patroli yang menerima laporan, Bripka Trian Andri, mengatakan sebuah barang bukti berupa satu buah obeng kembang tertinggal di lokasi kejadian. Obeng tersebut diduga kuat digunakan pencuri untuk mencongkel jendela kantor BPP. Pihak Polsek langsung melakukan olah tempat kejadian setelah mendatangi lokasi kantor BPP yang digondol maling. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.