Kampung Cihalimun Desa Mekarsari Masuk Desa Tertinggal, Begini Kondisinya

CIANJUR—Warga Kampung Cihalimun, Desa Mekarsari, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, mendambakan adanya aliran listrik dan jembatan penghubung antara Desa Wangunjaya dan Mekarsari. Pasalnya hingga saat ini, warga tersebut belum tersentuh lampu penerangan listrik dan jembatan sebagimana layaknya daerah lain yang ada diwilayah Kecamatan Naringgul.


Informasi yang berhasil dihimpun pakuanraya.com, ironisnya selama ini, warga Kampung Cihalimun, Desa Mekarsari ini, masih ada yang menggunakan lampu cempor dan patromak jika belajar anak-anak dimalam hari. Sementara itu, aktifitas keseharian masyarakat warga Cihalimun, sebagai petani dan berdagang. Karena potensi Kampung Cihalimun, merupakan daerah pegunungan yang berbatasan dengan daerah perkebunan Pangalengan Bandung.


Salah seorang tokoh masyarakat Kampung Cihalimun, H Tasman (41) membenarkan jika daerahnya belum tersentuh lampu penerangan listrik. Dari sejak beberapa periode bergantinya Bupati Kabupaten Cianjur, warga Kampung Cihalimun ini, apabila berganti waktu malam bekehidupan dalam kegelapan, tidak ada perubahan.


“Memang sebagain warga Cihalimun, ada yang menggunakan lampu linmar dari jenis tenaga surya bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), namun cahayanya tidak maksimal seperti sepaneng alias kurang terang. Bagaimana anak-anak kami mau belajar “daring” secara sistim onlane sesuai anjuran pemerintah, kehidupannya saja, sudah susah begini.

“Tapi, mudah-mudahan dengan terpilihnya bapak Bupati H Herman Suherman ini, semua kebutuhan masyarakat, seperti lampu penerangan listrik, pembangunan jalan dan jembatan, bisa terkabulkan,” terang Tasman kepada wartawan Kamis (10/6/2021).


Hal yang sama diungkapkan tokoh masyarakat Desa Mekarsari, Engkus Kusnadi (59). Dia berharap beliau bapak Bupati Cianjur, H Herman Suherman, segera memerintahkan jajaran dinas terkaitnya untuk melihat langsung situasi dan kondisi (Sikon) wilayah Desa Mekarsari. Terutama Kampung Cihalimun yang serba terbelakang ini, makanya saat kedatangan pak H Herman Suherman, berkampanye warga baru merasakan memiliki pimpinan sebagai bapak seruluh rakyat Cianjur.


“Selama ini, warga daerah pelosok Desa Mekarsari, seperti Kampung Chalimun, butuh uluran tangan dan perhatian dari sosok kepimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, sebagai bapak masyarakat semuanya. Karena, kebutuhan warga masyarakat Desa Mekarsari ini, bukan hanya lampu penerangan listrik-Red saja, tapi jembatan penghubung dan jalan yang normal seperti daerah lainnya,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.