Juru Parkir Tewas Diseruduk Dam Truk Yang Ngebut di Jalan Leuwisadeng

Inilah dam truk yang menabrak seorang juru parkir hingga tewas di Jalan Leuwisadeng. Firman|Pakar

LEUWISADENG – Dam Truck bernomor polisi F 8653 KP yang membawa muatan kardus dari arah Jasinga menuju Bogor melaju cukup kencang dan ugal ugalan. Akibatnya, seorang juru parkir di Jalan Raya Leuwlisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, ditabrak hingga tubuhnya terlindas. Korban pun tewas seketika di lokasi, Minggu (9/5/2021) sekitar pukul 16.15 WIB.

Menurut Iptu Ahmad Sodikin Polsek Leuwiliang, menuturkan, kondisi mobil saat kejadian memang sedang melaju sangat kencang dan tidak sempat mengindari juru parkir, sehingga juru parkir itu ditabrak hingga nyawanya tidak tertolong.

“Truk tersebut mau menuju arah ke Bogor namun di jalan raya Leuwisadeng tiba-tiba mobil oleng dan menabrak tukang parkir,” ungkapnya. Terpisah, ketua RW 04 Hari Mulyana mengatakan, informasi dari warga yang melihat kejadian, mobil tersebut melaju dari arah Jasinga menuju Bogor melaju cukup kencang, hingga tidak sanggup menahan tuas rem.

“Kondisi truk tersebut melaju cukup kencang dan hingga tidak bisa menahan tuas rem,”Kata diaSaat ini supir truk tersebut sudah di amankan di rumah ketau RT agar tidak menjadi bulan-bulanan masa dan supir tersebut siap bertanggung jawab.” Biar kondusif dan tidak ada amukan dari warga, kita ungsikan dulu supirnya di rumah rt, dan supir tersebut siap bertanggung jawab atas kejadian ini,” tuturnya.

Kejadian pukul 16:15 WIB, korban atasa nama bapak nadi warga rt 08 tersebut asli warga sedang Banten namun sudah lama menetap di Kampung Sadeng. “Aslinya dari serang Banten, namun sudah lama menetap di kampung Sadeng, profesinya memang sebagi juru parkir,” jelasnya. Menurut supir Dam Truck Hamdani, dirinya saat mengemudi kendaraan melaju cukup kencang dan tidak bisa menghindar saat sang juru parkir mengeluarkan mobil. “Tukang parkir sedang mengeluarkan mobil, mobil sudah keluar dari parkiran tiba-tiba mengindar, parkir tersebut mengindar terus tangannya kena kepala mobil saya dan langsung masuk kolong mobil, kondisi saya sedang mengemudi kendaraan begitu kencang,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa juru parkir dan kendaraannya sudah menghindar namun naas sang juru parkir harus terhantam oleh kendaraannya. “Sudah sama-sama mengindar, mobil pun yang di keluarkan pun sama sudah keluar dari jalan raya, kalo saya ga menghindar mungkin nambrak mobil tersebut,” singkat dia. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.