Judi Online Jadi Pemicu Angka Perceraian Tinggi di Cianjur

CIANJUR – Sejak Januari hingga Juni 2024 ini, Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Cianjur mencatat sebanyak 2.368 atau 70 persen kasus gugatan cerai, diantaranya akibat kecanduan judi online (Judol). Berdasarkan data yang masuk jumlah gugatan di PA Cianjur angkanya mencapai 70 persen.


Humas Pengadilan Agama (PA) Cianjur Ahmad Yani membenarkan jika berdasarkan data yang masuk jumlah gugatan dari sejak Januari hingga Selasa (25/6/2024) tercatat ada sebanyak 2.368 gugatan cerai, sedangkan pemohonan mencapai 212 perkara.


“Memang permohonan gugatan perkara perceraian tersebut, berpariasi ada yang pemohon atau termohon, dan permohonan tidak ada lawan, seperti penetapan ahli waris, serta permohonan hibat nikah,” terang Ahmad kepada wartawan, Kamis (4/7/2024).

Menurutnya, dari sebanyak 2.368 kasus gugatan cerai tersebut, sekitar 70 persen diantaranya disebabkan akibat judi online. Rata-rata para istri yang melakukan gugatan cerai itu sudah tidak tahan dengan suaminya yang memiliki banyak hutang. “Tapi memang bukan hanya istrinya yang menggugat cerai terhadap suami saja. Bahkan ada suami yang mengajukan gugatan terhadap istrinya, akibat terjerat judi online tersebut, tapi memang hanya hanya sebagian kecil saja,” ungkapnya.


Namun, lanjut Ahmad, berdasarkan data kasus gugat cerai ini yang lebih dominan, istri menggugat suaminya akibat kecanduan judol tersebut. Ironis kasus gugat cerai akibat judol tersebut, rata-rata di pasangan antara usia 30 tahun hingga 40 tahun dengan kategori ekonomi menengah kebawah.


“Hal ini tercacat atas dasar pengakuan dari pihak yang melakukan digugatan cerai, rata-rata mereka hanya iseng-iseng untuk judi online, namun malah tejerat dan membuat mereka memiliki banyak hutang,” ujarnya.

Ahmad mengaku pihaknya akan segera berkordinasi dengan Pemkab Cianjur, dinas dan Kementrian Agama untuk memberantas judi online yang sudah menjerat masyarakat dari berbagai kalangan. “Nanti kita akan melakukan komunikasi, dan bisa saja kita melakukan penyuluhan langsung kepada masyarakat terkait dengan bahaya judi online,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.