Juanda Minta Sekolah di Wilayah Perbatasan Terima Calon Peserta Prioritaskan 95 Persen

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor saat sosialisasi PPDB di depan puluhan kepala sekolah. Age | Pakar

CIBINONG – Sebanyak 95 persen, Pendidikan Formal diwajibkan menerima warga lokal yang berada di Kabupaten Bogor saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah bahwa mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP, sekolah tersebut harus menerima calon peserta didik dari warga lokal 95 persen atau memprioritaskan warga Kabupaten Bogor terlebih dahulu.

“Sekolah-sekolah ini berlaku bagi sekolah yang berada diwilayah perbatasan. Maka dari itu saya meminta kepada semua sekolah diperbatasan Bogor-Tanggerang, Bogor-Bekasi, Bogor-Cianjur dan Bogor-Sukabumi untuk memprioritaskan calon peserta didik untuk diterima saat pelaksanaan PPDB,” katanya saat Sosialiasasi PPDB di SMPN 1 Gunung Putri kemarin.

Bukan hanya itu, menurutnya aturan tersebut juga akan diberlakukan melalui juklak juknis yang akan dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dalam waktu dekat.

“Aturan ini akan kita kuatkan melalui juklak-juknis yang nanti akan Disdik keluarkan dan disebar ke semua satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Bogor. Sebab pendidikan ini penting bagi masyarakat lokal kita dan harus diprioritaskan,” ungkapnya.

Ia memaparkan kalau masyarakat yang berada diwilayah perbatasan memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan selama berdomisili sebagai warga Kabupaten Bogor.

“Meski berada diwilayah perbatasan, kita tetap mengakomodir masyarakat yang jaraknya cukup jauh. Dan jika masih ada sisa untuk calon peserta didik, satuan pendidikan juga masih bisa menerima calon peserta dari luar daerah bogor tetapi harus lebih memprioritaskan warga lokal terlebih dahulu,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.