Jualan Via Instagram, Pengedar Narkoba Raup Keuntungan Hingga Rp20 Juta

Kapolres Bogor, AKBP Harun. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Kapolres Bogor, AKBP Harun mengungkapkan, 10 pelaku pengedar narkoba via media sosial instagram meraup keuntungan hingga Rp20 juta dalam satu kali transaksi.

“Jadi sistem penjualannya itu per paket. Paket 5 gram harganya Rp450 ribu, dengan total keuntungan Rp20 juta,” ungkap Harun.

Diketahui, dari 10 pelaku tersebut, Polres Bogor berhasil mengamankan 110,89 gram sabu-sabu dan 590,35 gram tembakau sintetis.

Berdasarkan keterangan para pelaku, 590,35 gram tembakau sintetis tersebut, dipesannya dari Makassar. Pemesanan dilakukan pelaku melalui akun Instagram @sins of god, dan dikirim melalui jasa pengiriman paket, dengan cara mencampurkan tembakau sintetis tersebut dengan pakaian.

“Jadi tembakau ini mereka pesan dari Makassar, dengan pemesanan melalui instagram. Dari situ, paket dikirim dari Makassar melalui jasa pengiriman, dengan tujuan Bogor,” ungkap Harun.

Setelah mendapatkan pesanannya tersebut, pelaku menjual kembali barang tersebut melalui media sosial instagram.

“Para pelaku juga menjual tembakau sintetis ini lewat instagram, @guitar hero, @scarrysstuff dan @karaeng,” kata Harun.

Atas perbuatannya tersebut, para pelaku dijerat Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1, Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara, maksimal 12 tahun penjara. Dengan denda minimal Rp800 juta maksimal Rp8 miliar.

“Atau bisa juga kami jerat dengan hukuman 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara. Dan denda paling sedikit Rp1 miliar, maksimal Rp10 miliar,” tandas Harun. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.