Jika Angkat Ahok Jadi Dirut Pertamina, Publik Makin Tidak Hormati Pemerintahan Jokowi

Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. IST

JAKARTA – Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam,  menegaskan, jika Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diangkat jadi Direktur Utama (Dirut) Pertamina, maka elektabilitas Menteri BUMN, Erick Thohir yang sedang diangkat PAN untuk jadi calon wakil presiden (cawapres) 2024 akan menurun.

Bahkan bukan itu saja, sambung Saeful, publik akan semakin tidak hormat kepada pemerintah jika Ahok dipercaya menjadi pengganti Nicke Widyawati.

Karena Erick Thohir sebagai penentu di BUMN tentu yang akan paling banyak mendapat sorotan negatif dari masyarakat. Terlebih Erick sudah gamblang menyebut Ahok sebagai salah satu kandidat peraih tahta nomor satu di Pertamina.

“Kalau saya melihat, justru apabila Ahok diangkat menjadi Direksi Pertamina, akan menurunkan elektabilitas Erick yang digadang-gadang menjadi cawapres,” ujar Saiful saat dihubungi wartawan, Minggu (23/7/2023).

Selain itu, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, nama Presiden Jokowi di akhir masa jabatannya juga akan semakin suram jika benar mantan narapidana penista agama itu diangkat jadi Dirut Pertamina.

“Semakin menyuramkan nama Presiden Jokowi di akhir masa jabatannya,” pungkas Saiful. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.