Jemput Bola, Disdukcapil Cianjur Gencarkan Program Pandanwangi

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Munajat. Esya | Pakar

CIANJUR– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, lakukan sistim jemput bola dalam program pembuatan dokumen administrasi kependudukan langsung jadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak. Hal tersebut, sebagai pelaksanaan terintegrasi diprogram Desa Manjur yang merupakan program pasangan Bupati Cianjur Herman Suherman dan Wakil Bupati (Wabup) Cianjuur,TB Mulyana Syahrudin untuk mendekatkan berbagai pelayanan kepada masyarakat.


Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Munajat, membenarkan jika pelaksanaan Desa Manjur tersebut, diawali di Desa Sindangsari, Kecamatan Kadupandak, dengan menggulirkan program bernama Pandanwangi atau pembuatan dokumen administrasi kependudukan untuk warga langsung jadi. Pada pelaksanaan launching Desa Manjur tersebut, Disdukcapil Kabupaten Cianjur, mengerahkan sebanyak 15 personel tenaga administrasi kependudukan.


“Memang saat ini, tim kami ikut road show mendampingi pak Bupati ke Desa-desa Manjur. Sejak dilaksanakan program Desa Manjur pada Selasa (7/6/2022) lalu, hingga hari ini merupakan kali keempat,” kata Munajat, Minggu (12/6/2022).


Menurutnya, program Pandanwangi ini, untuk memberikan layanan berbagai dokumen adminduk. Di antaranya pencetakan KTP elektronik, penerbitan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan dokumen adminduk lainnya. “Saat launching Desa Manjur, di program Pandanwangi, kita layani permohonan-permohonan dokumen adminduk ini hingga langsung jadi,” terangnya.


Dia pun tidak memungkiri, jiika dibeberapa tempat layanan dokumen adminduk masih terkendala dengan jaringan internet. Maskipun kendala di lapangan tersebut, masih dapat diatasi. “Karena memang sebelumnya, sehari sebelum pelaksanaan Desa Manjur, kami rekap dulu dokumen-dokumen adminduk melalui aparatur desa setempat. Jadi, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkapnya.

Hampir disetiap desa, lanjut Munajat, Disdukcapil bisa melayani permohonan rata-rata sebanyak 150 dokumen adminduk secara keseluruhan. Mayoritas masih didominasi permohonan dokumen pembuatan KTP elektronik. “Tentunya dengan berbagai inovasi, kami berharap dokumen adminduk masyarakat Cianjur bisa diselesaikan. Berbicara adminduk, sifatnya dinamis,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.