Jembatan Hanyut, Pelajar ini Nekat Sebrangi Sungai Demi Sekolah

LEUWILIANG – Miris di era modern masih ada siswa dan siswi yang tengah mengenyam pendidikan harus rela menyebrangi sungai demi berangka ke Sekolah Dasar (SD) di Kampung Legoh Binong, Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, para siswa dan warga setempat berpergian keluar Kampung tersebut melintasi jembatan yang dibangun oleh warga setempat secara sukarela. Namun, kini jembatan tersebut hanyut diterjang banjir bandang.

Menurut Bunga siswi kelas V SD warga Kampung Legok Binong mengatakan, berangkat sekolah harus menyebrangi sungai dan sangat meresahkan hingga harus rela seragam sekolahnya basah kuyup. “Kalau sekolah harus lewat sini setiap hari, Pak, kami harus membuka sepatu dan kaos kaki, takut basah,” ucapnya, Kamis (11/07).

Ia melanjutkan, ketika air sungai besar, dirinya dan teman-teman nya terpaksa harus memutar jalan semakin jauh. Bahkan ia berharap agar dibuatkan jembatan untuk bisa menyebrang dengan aman. “Wilayah ini yang dilalui oleh penduduk serta anak-anak sekolah setiap harinya dipergunakan untuk kegiatan keseharian dalam beraktifitas, ” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cibeber 2 Saurjo membernarkan kejadian tersebut dan akan meminta bantuan ke pemerintahan tingkat yang lebih atas untuk segera membangunkan jembatan. “Maka dari itu, kami Pemerintah Desa Cibeber 2 berharap kepada pemerintah setempat ditingkat Kabupaten mau pun Provinsi dapat membantu kami untuk membangun kembali jembatan penyeberangan penghubung 2 dusun, ” ujarnya.

Ia mengatakan, jembatan tersebut menghubungi dua dusun dan kerap dilintasi oleh warga untuk berniaga, berpergian serta mengenyam pendidikan. “Saya berharap semoga bisa di respon secepatnya oleh para pemangku kebijakan di tingkat atas,” tuturnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.