Jelang Pemilu, Ade Yasin Wanti-Wanti Hal ini Kepada Kader PPP Kota Bogor

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Yasin saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke VIII DPC PPP Kota Bogor di Bogor Icon Hotel. Syarif | Pakar

BOGOR – Ketua DPW PPP Jawa Barat, Ade Yasin mengatakan, Muscab adalah agenda lima tahunan, tentunya dalam rangka restrukturisasi partai. Agenda muscab ini sudah biasa ada pergantian maupun tetap, dimana teman teman bisa untuk mempercayai siapa yang akan memimpin. Dalam pemilihan pengurus ini harus loyalitas sehingga bisa solid dan tidak terpecah belah. Dalam situasi pandemi, kegiatan partai lebih soft atau halus, tidak melakukan kerja seremonial mengumpulkan para kader. 


Dalam situasi saat ini situasi konsolidasinya pun berbeda dari tahun sebelumnya, misal memperlihatkan kepada masyarakat sebagai partai besar dan sebagainya. “Tahun 2019 kita mengalami penurunan yang drastis di wilayah, jangan sampai kembali terjadi, jangan lengah karena goalsnya partai dilihat dari hasil pemilu. PPP harus memenangkan agenda Pemilu, baik Pilkada maupun Pileg,” tegas Ade Yasin dalam sambutan pembukaan Muscab VIII DPC PPP Kota Bogor yang digelar di Bogor Icon Hotel, Rabu (13/10/2021).


Lanjut Ade Yasin, ada kerja-kerja partai yang harus segera dilaksanakan oleh pengurus partai, mungkin ada perubahan dibeberapa daerah. Ada beberapa daerah yang sudah selesai sebelum Muscab. “Kita harapkan kepada para Dewan di Kota Bogor bisa mempertahankan lima kursi. Saya apresiasi DPC PPP yang menerima calon struktural dari luar partai. Namun, saya harapkan calon struktural partai dari luar ini tidak serta merta hanya membawa diri sendiri, melainkan misal memiliki gerbong yaa dibawa juga gerbongnya ke PPP,” tandasnya.


Menurut Ade yang juga Bupati Bogor ini, ada beberapa sasaran kerja partai. Diantaranya, pertama, silaturhami untuk tetap merangkul dan mempertahankan kader kita. Silaturahmi kepada tokoh-tokoh PPP dan tokoh agama yang dahulu pernah ikut serta membesarkan partai. 
Kedua pendekatan kepada kaum perempuan, kaum perempuan ini kaum yang konsisten seperti majelis ta’lim dan sebagainya, suara perempuan snagat signifikan jadi bagaimana kita merangkul dan mengajak mereka untuk berada di PPP. Termasuk pendekatan denfan kaum milenial, dimana saat ini kaum milenial cukup tinggi di daerah. 25-35 persen. Jadi ini sasaran yang harus kita rangkul melalui digitalisasi seperti medsos dan sebagainya.


Keempat, kaum dhuafa. Perhatian dan pemberian bansos untuk kaum dhuafa serta harus terus menerus melakukan kegiatam sosial ke masyarakat. “Ingat, menjadi pengurus partai jangan mengharapkan honor, tetapi bagaimana keiklhasan kita untuk membantu dan mengembangkan partai. Soal perjuanhan Perda Ponpes di Kota Bogor ini sangat bagus sekali, tetap perjuangkan untuk mengambil pansus,” jelasnya.


“Januari akan ada launching seluruh dewan DPW maupun DPC, dimana launching ini untuk menberikan pemahaman menjadi anggota dewan dan sebagainya. Syarat menjadi anggota dewan, loyalitas, integritas, kapasitas, kualitas dan memiliki uang,” tambahnya.


Menjadi pengurus partai ini bukan pekerjaan yang mudah, harus memiliki loyalitas, integritas, kualitas dan sebagianya. Restrukturisasi itu penting, harus ada kolaborasi antara dengan kaum milenial. Semoga dengan Muscab bisa berjalan dengan lancar, sukses dan melahirkan generasi penerus yang lebih baik. “Adinda Zaenul Mutaqin ini merupakan kader terbaik dan membanggakan. Kalau seluruh internal memberikan dukungan untuk di Pilkada Kota Bogor nanti, maka partai juga akan mendukung,” ucapnya.


Sementara, perwakilan DPP PPP, Syaifullah Tamliha mengatakan, pemilihan umum akan berlangsung tahun 2024, penuh retrorika. Tantangan kita semua generasi milenial dengan ciri ciri yakni mudah berpindah hati, dompet tipis dimana bisa menyebabkan milenial memilih calon secara pragmatis, cuek dengan politik. 
“Bagaimana kita bisa bertahan dalam situasi tersebut, menjadi lebih baik yakni mencontoh sifat-sifat Rasulullah SAW. Perjuangan tidak mesti semata mata karena uang, tetapi kekuasaan dan jabatan yang kita miliki ditentukan oleh Allah SWT. Disamping mengharapkan dukungan dari publik harus diimbangi dengan berdoa kepada Allah SWT. Mempertahankan lima kursi merupakan prestasi yang baik di Kota Bogor. Jangan melupakan milenial, para ulama, habaib, dan tokoh agama lainnya. Kader PPP harus siap memenghadapi,” ucapnya.


“Kami berharap perpecahan yang terjadi di tahun 2019 lalu, tidka kembali terjadi di periode selanjutnya. Gesekan apapun harus dihindari, sehingga kita bisa memenangkan pemilu di tahun 2024 dengan perolehan terbesar. Mudah-mudahan muscab ini benar benar memberikan suasana dan marwah yang baru bagi PPP Kota Bogor. Zaenul Mutaqin adalah kader terbaik di Kota Bogor. Jadi sangat pantas dan layak kembali memimpin DPC PPP Kota Bogor,” bebernya.


Ditempat yang sama, Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengatakan, Muscab ini momen dimana pengurus DPC PPP Kota Bogor periode 2016-2021 harus mempertanggung jawabkan hasil kerjanya kepada pengurus, komisionaris dan anggota. 


“Tidak terasa kita sudah lima tahun menjalani tugas dan intruksi dari DPW PPP dan DPP, sebentar lagi kurang lebih 2 tahun kita akan bertemu lagi dengan hajat pesta demokrasi pemilu 2024. Saya secara pribadi dan pengurus yang mendapat SK tahun 2016 bertugas hingga sekarang tentu saja kami berupaya menjalankan amanah, tanggung jawab, tugas sebagai kader dan fungsioner partai. Dalam menjalani tugas memang ada suka duka cita dan dinamika,” kata Zaenul dalam sambutannya.


Lanjut ZM panggilan akrab politisi yang juga Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bogor ini, pada kesempatan ini pula, kami ingin melaporkan bahwa apa yang menjadi amanat dan rekomendasi tahun 2016 lalu sudah dijalankan dengan sebaik baiknya oleh DPC PPP Kota Bogor. Pertama, konsolidasi tingkat DPC, PAC hingga ranting. Kerja kerja politik sudah dilakukan, mengikuti bahkan menjadi salah satu peserta Pilkada Kota Bogor di tahun 2018 lalu.


“Saya bangga terhadap kader kader PPP dari mulai DPC, PAC, ranting, simpatisan non struktural PPP yang sudah bekerja keras. Setelah pilkada meskipun belum berhasil, namun kita masih mempertahankan 5 kursi di Pemilu Legislatif DPRD Kota Bogor,” jelasnya. 

Acara Muscab dihadiri unsur DPP PPP diantaranya Saifullah Tamliha, Joko Purwanto, Andi Surya Wijaya, dan Ketua DPW PPP Jawa Barat, Hj. Ade Yasin bersama Yusuf Fuad. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.