Jelang Nataru, Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok Jadi Perhatian

Ketua DPR RI Puan Maharani.(dpr)

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkap dalam menjalankan fungsi pengawasan, DPR RI memperhatikan sejumlah isu salah satunya pengendalian harga kebutuhan pokok. Sebab persoalan kebutuhan pokok menjadi perhatian besar di tengah masyarakat.

Sebagaimana diketahui, persoalan kenaikan bahan makanan pokok serta tingginya harga dan kelangkaan pupuk yang dapat berdampak negatif pada daya beli masyarakat. Kebijakan harga patokan ikan yang terlalu tinggi dibanding harga asli di lapangan, serta kesiapan Pemerintah melalui berbagai upaya agar dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok menjelang tahun baru 2024.
 
“Pemerintah melalui koordinasi bersama TNI dan Polri agar dapat menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tentram bagi masyarakat saat merayakan hari natal dan tahun baru. Selain itu Pemerintah melalui berbagai upaya agar dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok menjelang tahun baru,” ujar Ketua DPR RI Puan Maharani lewat keterangannya, Rabu (6/12/202).

Hal tersebut yang disampaikan Puan dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta.
 
Selain itu, adapun isu terkait ketersediaan listrik, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), kemudian soal praktik penambangan ilegal di wilayah Papua Barat yang berada pada kawasan hutan lindung, infrastruktur serta sarana-prasarana pada daerah yang masih mengalami kekurangan dalam sistem jaringan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan terkait Netralitas Aparat Negara pada Pemilu.
 
“DPR RI melalui Alat Kelengkapan Dewan telah melakukan rapat-rapat bersama mitra kerja untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut dalam rangka melindungi rakyat, memajukan kesejahteraan rakyat, serta menjalankan prinsip check and balances terhadap pemerintahan,” tandasnya. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.