Jelang Idul Adha, Pengrajin Tusuk Sate Banjir Orderan

TANJOLAYA – Pengerajin tusuk sate di Kampung Puspa, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, mendapatan peningkatan pesanan jelang Hari Raya Idul Adha tahun 2024. Peningkatan pesanan dirasakan oleh para pengerajin mencapai 10 persen perharinya, bahkan para pengerajin kewalahan menangani pesanan.

Menurut Usup pengerajin tusuk sate mengatakan, mengerjakan pesanan tusuk sate. Tusuk sate terbuat dari bambu, cara pembuatannya cukup sederhana hanya dibelah dan dipotong kecil-kecil serta dibentuk atau diraut dengan meruncingkan ujungnya.

Untuk memproduksi ribuan tusuk sate, mereka membutuhkan satu batang bambu jenis bambu andong atau bambu tali. Harga sebatang bambu dibeli oleh mereka sebesar Rp 20 ribu. “Untuk seribu tusuk sate kami menjualnya ke pengepul seharga Rp9.000,” ujarnya, Selasa, 04 Juni 2024.

Dari penjualan tusuk sate tersebut lanjut Usup, ia dapat mengantongi keuntungan sebesar Rp70 ribu. Satu batang bambu dapat menghasilkan hampir satu juta tusuk sate. “Ya saya berharap agar adanya bantuan dan dorongan dari pemerintah untuk memberikan bantuan bagi pengerajin tusuk sate,” ujarnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.