Jamin Tak Ada Pelanggaran, Kades Cibanteng Ajak Warganya Ikut PTSL

Kepala Desa Cibanteng, Warso. Khaerul Umam | Pakar

CIAMPEA – Kepala Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Warso, menjelaskan aturan pembiayaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di wilayahnya.

Hal itu menyusul dugaan adanya pelanggaran yang dilakukan dalam program pemerintah tersebut.

Warso menegaskan, desa beserta perangkatnya baik Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RW, maupun RT menjalankan program PTSL sesuai aturan yang berlaku.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan program PTSL ini sesuai aturan yang ada baik dari SKB Tiga Menteri maupun Perbup. Jadi tidak ada pelaksanaan di luar aturan, itu tidak benar adanya. Apalagi dipatok harga,” kata Warso, Selasa (16/3/2021).

Dalam aturan surat keputusan bersama (SKB) Tiga Menteri yakni, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri dalam Negeri dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, nomor : 25/SKB/V/2017, telah diatur besaran biaya untuk mengurus PTSL yakni sebesar Rp150 ribu per bidang.

Begitu juga dengan Peraturan Bupati Bogor Nomor 48 Tahun 2017 tentang Pembebanan Biaya Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Bogor sebesar Rp150 ribu untuk setiap bidang tanah.

Warso menjelaskan, jika pun ada biaya tambahan di luar PTSL, itu dibebankan kepada warga sebagai pemohon dalam hal pemberkasan.

“Kalau seandainya ada tambahan alas hak pembiayaan, itu adalah biaya kelengkapan. Seperti pemohon yang belum ada suratnya itu dibuatkan suratnya. Seperti surat tiga serangkai, C Desa dan lain sebagainya,” jelas Warso.

Desa Cibanteng sendiri mendapatkan jatah kuota sebanyak 2.500 bidang dari total sekitar 65 ribu bidang di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dalam program PTSL ini.

Kata Warso, saat ini pihaknya tengah melakukan pengukuran tanah-tanah warga yang mengajukan permohonan program PTSL. Di samping sosialisasi melalui RT dan RW terus dilakukan untuk meminimalisir adanya clash antar warga.

“Kemungkinan pengukuran minggu ini selesai. Setelah itu pemberkasan. Ini adalah kesempatan untuk masyarakat dalam mengurus surat tanah, karena dalam PTSL pemerintah telah memberikan subsidi dengan biaya yang telah diatur sangat murah,” tandas Warso. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.