Jalan di Sukajaya Gelap Gulita, Dishub Diminta Segera Pasang PJU

SUKAJAYA – Karena tak ada lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) , Jalan raya Kampung Kompa di Desa Sipayung hingga Jalan Ciputih di Desa JayaRaharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang setatusnya Jalan Kabupaten Bogor, setiap malam hari gelap gulita dan menyeramkan. Hal itu sudah berlangsung berpuluh puluh tahun lamanya, namun hingga kini belum mendapat perhatian.

Didih Suherdi tokoh pemuda Kampung Ciputih Desa JayaRaharja mengatakan, kalau jalan raya dengan status Jalan milik Kabupaten yang berada didepan rumahnya tersebut, pada malam hari gelap gulita. “Kenapa kalau malam hari jalan depan rumah saya itu gelap gulita , ya karena tak ada lampu PJU,” katanya.

Padahal sambung Didi, dua tahun silam pasca tahun kecelakaan tunggal yang menimpa seorang pengendara motor dimalam hari terjun ke jurang sedalam 25 meter di kampung Ciputih, langsung warga dan pemerintah desa mengajukan permohonan agar jalan sepanjang 1,5 kilometer yang kondisinya rawan pada malam hari itu di Pasang PJU.

“Tapi kok Sampai sekarang permohonan warga dan desa di Cuekin tak ada realisasinya. Saya atas nama warga Dan Pemuda Kampung Ciputih dan Kampung Kompa Sipayung meminta pihak Dishub Kabupaten Bogor segera memasang lampu PJU nya,” pintanya.

Senada, Arifin warga lainnya menambahkan, dengan tidak adanya lampu PJU di sepanjang Jalan Raya Kampung Kompa dan Kampung Ciputih serta jalan menuju ke kantor Kecamatan Sukajaya, bukan saja menimbulkan kerawanan pada malam hari, tetapi juga menghambat aktifitas. “Hal ini sangat mengganggu aktifitas warga di malam hari dan merasa takut lewat jalan yang gelap dan menyeramkan. Apalagi warga yang rutin pulang dari bekerja, pasti ada rasa was-was was khawatir takut Begal,” ucapnya.

Ia berharap agar pihak terkait mau memperhatikan kebutuhan warga di kedua desa tersebut akan pentingnya PJU, karena jika kondisi jalan Raya Sukajaya di Kampung Kompa ke Kampung Ciputih setiap malam gelap, maka pembangunan kebutuhan warga akan penerangan PJU jadi pincang. “Tolong Dong pihak Dishub perhatikan nasib kami warga Pelosok,” pungkasnya. JEF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.