Jalan BIRR Dianggap Jadi Solusi Sumbatan Transportasi

BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mendukung proyek Bogor Inner Ring Road (BIRR) yang tengah digeber oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memecah kepadatan arus lalu lintas Kota Bogor. Untuk penyerahan lahan untuk BIRR Pemkot Bogor menjadwalkan akhir Februari 2021.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, H. Karnain Asyhar mengatakan, untuk BIRR DPRD Kota Bogor belum mengetahui mendalam, tetapi ini trobosan untuk rekayasa transportasi Kota Bogor supaya sumbatan transportasi bisa diatasi dengan BIRR dan dari Jalan R3 tadi yang nanti bakal melingkar.

“Ya, ini bagus untuk meningkatkan tatakota dan tata laksana transportasi Kota Bogor. Ini menjadi terobosan menarik dari Pemkot Bogor,” ungkap Karnain kepada pakuanraya.com, Senin (18/1/2021).

Karanin melanjutkan, dalam Peraturan Presiden (Perpres) sebenarnya ada norma yang mengatur tentang peruntukan jalan untuk kepentingan umum. Tinggal nanti perlu komunikasi dari Pemkot Bogor yang ekstra untuk proyek ini.

“Tidak berhenti dari ekspose keinginan pemerintah saja, tapi harus melibatkan stekholder termasuk pemilih lahan dari BIRR ini. Harus ada kepentingan yang menguntungkan antara pemerintah dengan pihak swasta jadi ada win win solution. Harus ada titik temu karena mereka ada kepentingan bisnis. Dampak ke masyarakat positif dan dunia bisnis tidak terganggu,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, untuk BIRR akan dilakukan rapat koordinasi, akhir Februari 2021 akan dilakukan penyerahan dari pengembang atau penghibahan dari pengembangan. Dengan mempercepat proses teknis cut and field pembuatan DED termasuk disampaikan ke Dirjen pengairan di kementerian PUPR dengan rekomendasi enam jembatan sudah disampaikan secara lisan.

“Kemudian akan disampaikan DED dan di koordinasikan untuk mendapatkan rekomtek dari Kementerian PUPR,” tuturnya.

Dedie melanjutkan, bahkan pihaknya akan mengusulkan beberapa jembatan di biayai oleh pemerintah pusat. Dari enam ada dua jembatan yang paling krusial satu menyebrangi sungai Cisadane dan satu menyebrangi sungai Cipinang Gading.

“Dua itu yang besar kemudian yang lain dikoordinasikan secara teknis,” pungkasnya. ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.