Jadi Satu Fraksi, PKB Janji Tingkatkan Lagi Kesejahteraan Guru Ngaji

Edi Kholki Zaelani. IST

BOGOR – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bogor memastikan perolehan kursi DPRD Kota Bogor bertambah dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 hingga bisa membentuk satu fraksi.

“Alhamdulillah dalam Pemilu tahun 2024 ini, PKB Kota Bogor bisa menambah 1 kursi dari 3 kursi di Pemilu tahun 2019 sehingga sekarang menjadi 4 kursi. Dengan begitu PKB fix menjadi satu fraksi,” kata Sekretaris DPC PKB Kota Bogor, Edi Kholki Zaelani, Selasa (5/3/2024).


Dari hasil perhitungan suara yang dilakukan internal PKB Kota Bogor, untuk kursi di daerah pemilihan (dapil) 2 Bogor Selatan diraih Edi Kholki Zaelani dan dapil 3 Bogor Barat diraih Tri Kisowo Jumino.


Sementara dua kursi lagi masih dipertahankan oleh Lusiana Nurissiyadah di dapil 4 Tanah Sareal dan dapil 5 Bogor Utara oleh Jatirin. Keduanya merupakan caleg petahana.
Menurut Edi, dengan capaian satu fraksi tentunya PKB dapat menentukan dan mengatur langkah berkaitan dengan kepartaian dan DPRD Kota Bogor.


Saat ini, kata Edi, pihaknya tengah menunggu proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat Kota Bogor yang digelar KPU Kota Bogor.


Kendati demikian, sambungnya, sejauh ini dari hasil penghitungan suara secara mandiri PKB dengan KPU Kota Bogor tidak berubah.


“Jadi kami pastikan PKB Kota Bogor mendapatkan 4 kursi, hanya dapil 1 Bogor Timur- Bogor Tengah yang belum mendapatkan kursi. Insyaallah kedepan kami coba merapikan struktur kepartaian sehingga nanti tiap dapil terisi di tahun 2029,” imbuhnya.


Edi mengatakan, ada beberapa hal yang akan menjadi fokus fraksi PKB di DPRD Kota Bogor nanti. Pertama adalah mengawal implementasi Undang Undang Pesantren di Kota Bogor.


“Karena PKB sebagai inisiator undang-undang pesantren, wajib mengawal juga mendorong bagaimana Perda Pondok Pesantren yang sudah jadi sekaligus Perwali-nya segera dibuat,” tuturnya.


Selain itu, fraksi PKB melalui lembaga DPRD Kota Bogor akan mendorong peningkatan kesejahteraan guru ngaji di Kota Bogor.


“Kami miris melihat BOP guru ngaji sangat kecil Rp150 ribu selama satu bulan, dengan satu fraksi kami dorong dan bisa melakukan hak inisiatif untuk kesejahteraan guru ngaji bisa ditingkatkan,” katanya.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.