Jadi Rujukan Regional, RSUD Cibinong Launching 4 Layanan Baru Sebagai Akselerasi Transformasi Pelayanan Kesehatan

Direktur RSUD Cibinong, dr Yukie Meistisa mendampingi Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu dalam launching empat layanan baru sebagai akselerasi transformasi pelayanan kesehatan. (Diskominfo for PAKAR)

CIBINONG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor, melakukan akselerasi transformasi pelayanan kesehatan rujukan dengan melaunching empat pelayanan baru.

Dilaksanakan di Pangrango Ballroom, Harris Hotel Cibinong City Mall (CCM), Selasa (21/4/2024), empat pelayanan yang diluncurkan tersebut yaitu Klinik Kecantikan, PICU (Pediatric Intensive Care Unit), Kembang Hade Kafetaria & Katering Sehat dan Saur Sepuh.

Direktur RSUD Cibinong, dr Yukie Meistisa menjelaskan, akselerasi transformasi pelayanan kesehatan dilakukan karena rumah sakit ini menjadi rujukan regional yang tidak hanya mengcover wilayah Kabupaten Bogor.

“Karena hal itu, sebagai rumah sakit rujukan regional, kami ingin meningkatkan layanan kesehatan kami lebih maju sesuai standar yang ditetapkan Kemenkes. Dan inovasi ini adalah keharusan,” jelas Yukie.

Dalam empat pelayanan yang dilaunching itu, Yukie menyebut bahwa setiap pelayanan dimaksimalkan dengan tenaga kesehatan yang mumpuni.

“Termasuk juga pelayanan katering sehat yang namanya kembang hade di kantin rumah sakit. Kami ingin juga para tenaga medis bisa mendapatkan layanan sehat dari kantin ini,” kata dia

Sementara, Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu yang hadir dan meresmikan launching empat pelayanan kesehatan RSUD Cibinong menilai bahwa apa yang dilakukan ini adalah sebuah inovasi kesehatan yang harus terus dilakukan.

“Inovasi ini semuanya ditujukan pertama untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian mempermudah pelayanan kesehatan. Dan ketiga memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama di sektor kesehatan. Tentu kami beri dukungan penuh pada hal ini,” kata dia.

Namun begitu, Asmawa mengingatkan bahwa inovasi yang telah diciptakan harus bisa diimplementasikan dengan baik yang manfaatnya untuk masyarakat.

“Transformasi itu adalah langkah perubahan perlahan tapi pasti yang diberikan kepada masyarakat yang di dalamnya ada inovasi yang harus kita pastikan tidak berdiri di ruang hampa, tapi bisa dioperasikan dan dirasakan manfaatnya. Sehingga inovasi ini hendaknya bisa digunakan,” tegas Asmawa. =MAM/KM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.