Iwan Ungkap Masih Banyak Penduduk Kabupaten Bogor Buta Huruf

Bupati Bogor Iwan Setiawan. Firman | Pakar

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor ungkap faktor penyebab kenaikan angka rata-rata lama sekolah (Rls) tidak naik terlalu relatif dikarenakan masih banyak masyarakat lebih memilih putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan, Minggu (24/12/2023).

Sehingga, imbasnya masyarakat di Kabupaten Bogor mengalami buta huruf dan minim untuk mendapatkan pendidikan.

Perlu diketahui menurut Badan Pusat Statisik (BPS) angka Rls di Kabupaten Bogor tahun 2023 naik 0,03 point atau menjadi 8,37 point, sedangkan catatan Pengadilan Agama Cibinong ada sebanyak ratusan anak putus sekolah mengajukan dispensasi kawin setiap tahun-nya.

Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya menargetkan kenaikan angka Rls di Kabupateb Bogor bisa mencapai angka 9.00 point.

“Kalau naik 0,03 point yah bagus, tapi kita harap kenaikan angka Rls di Kabupaten Bogor itu bisa diangka 9.00 point atau bisa mengejar angka Rls tingkat nasional yakni 8,54 point,” katanya kepada PAKAR.

Selain itu, menurutnya kenaikan angka Rls yang tidak terlalu signifikan disebebkan adanya beberapa faktor salah satunya pendidikan di Kabupaten Bogor.

“Yah mungkin ini harus bertahap dan uang juga menentukan. Selain uang juga yah rata-rata lama sekolah dihitungnya ternyata bukan pembangunan tetapi masih banyak yang buta huruf,” ungkapnya.

Ia menuturkan meskipun begitu hal itu perlu ditangani dan perlu diatasi karena pendidikan di Kabupaten Bogor menjadi PR kita bersama terutama bagi Pemerintah Daerah.

“Saya akan terus berusaha bagaimana mengatasi buta huruf itu di sekolah-sekolah jauh dan sekolah-sekolah pinggiran,” tuturnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.