Isi Kekosongan, Koswara Duduki Jabatan Kabid SMP Disdikbud Cianjur

CIANJUR— Akhirnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, gelar serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Bidang SMP, dari Cepi Kaniagara kepada Koswara di Aula Disdikbud Kabupaten Cianjur. Sebelumnya, sempat heboh dikalangan ASN Pemkab Cianjur, ada salah seorang pejabat Disdikbud mengundurkan diri dari jabatannya. Dalam Sertijab tersebut, dihadiri Kepala Disdikbud Cianjur, Himam Haris, Sekretaris Disdikbud, Akib Ibrahim dan seluruh Kepala Sekolah SMP se Kabupaten Cianjur.

Plt Sekertaris Disdikbud Kabupaten Cianjur, Akib Ibrahim membenarkan jika kemarin telah melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Kepala Bidang SMP dari Cepi Kaniagara kepada Koswara. “Memang pak Korwara ini, diminta untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Bidang (Kabid) SMP dilingkungan Disdikbud Kabupaten Cianjur. Karena pak Cupi Kaniagara telah mengundurkan diri dari jabatan struktural Kepala Bidang SMP Disdikbud Kabupaten Cianjur,” kata Akib diruangan kerjanya Rabu (19/05/2021).

Mungkin saja, kata Akib, pengunduran Cupi Kaniagara dari jabatan strutural Kepala Bidang SMP berpindah kejabatan fungsional di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur, itu sudah sesuai dengan aturannya.

“Karena memang sebelumnya, pak Cupi itu orang Bappeda Kabupaten Cianjur, jadi mungkin saja beliau lebih memilih kembali dibidangnya yang ada dilingkungan Bappeda Cianjur. Sesuai permohonannya kembali jabatan fungsional sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur,” terangnya.

Sebelumnya mantan Kepala Bidang SMP Disdikbud Kabupaten Cianjur Cupi Kaniagara membantah jika dirinya dituding secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatan stuktural sebagai Kabid SMP Disdikbud Cianjur. Pasalnya, jauh sebelumnya sudah mengajukan permohonan mengundurkan diri kepada Bupati Cianjur, pindah ke jabatan fungsional sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur.

“Sebenarnya proses permohonan pindah jabatan tersebut, sudah diajukan sebulan sebelumnya. Alasan perpindahan tersebut, berdasarkan surat edaran Kemendagri nomor 130/1970/Otda/2021 tentang penyederhanaan birokrasi dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda). Dimana para pegawai negeri sipil (PNS) untuk berpindah jabatan pada jabatan fungsional. Secara kebetulan saya kan memang berasal dari pejabat funsional. Jadi tidak ada yang aneh dengan keputusan tersebut,” tandanya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.