IPB Tegaskan Hanya Beri Pendampingan Hukum, Pinjol Mahasiswa Harus Tetap Dibayar

Sekretaris IPB University, Aceng Hidayat. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG – Sekretaris IPB University, Aceng Hidayat menegaskan jika pihak kampus hanya akan memberikan bantuan hukum kepada ratusan mahasiswanya yang menjadi korban investasi bodong bermodus pinjaman online (pinjol).

Upaya tersebut, kata dia, disebabkan adanya unsur penipuan yang dilakukan pelaku berinisial SAN kepada ratusan mahasiwa IPB University.

“Ini masalah individual dan personal sebetulnya. Saya kira pinjol pun punya mekanisme keuangan. Kalau pinjam ya harus dibayar. Ke depan, kami akan upayakan untuk mengatasi persoalan ini. Karena bukan murni pinjaman, tapi ada unsur penipuannya,” kata Aceng, Minggu (20/11/2022).

Menyinggung soal seminar yang diselenggarakan pelaku SAN kepada mahasiswa, Aceng mengatakan jika kegiatan tersebut biasa dilakukan. Terlebih untuk melakukan pencairan dana, seperti berjualan makanan dan sebagainya.

“Mungkin ya, ada cara lain dengan iming-iming 10 persen dari pelaku dari hasil investasi jadi ini menjadi cara lain untuk mendapatkan dana. Tapi mereka mau bikin kegiatan apa saya belum tahu,” tuturnya.

Namun Aceng menekankan jika saat ini pihak kampus lebih fokus untuk membantu mahasiswa dalam menyelesaikan perkara hukum yang kini berjalan. Terlebih pelaku SAN sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

“Kami fokus selesai (masalah hukum) itu dulu,” jelas Aceng.

Sebelumnya, Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, awal mula ratusan mahasiswa terjerat dalam kasus investasi bodong bermodus pinjol tersebut dari seminar yang diselenggarakan oleh pelaku.

Kata Iman, pelaku SAN memanfaatkan kenalan internal kampus yang tak lain adalah kakak kelas dari para mahasiswa.

“Jadi pelaku menyelenggarakan seminar melalui zoom meeting yang diikuti oleh mahasiswa tersebut. Dalam seminar itu, pelaku membeberkan soal bisnisnya dan mengiming-imingi para mahasiswa dengan keuntungan 10 persen dari setiap transaksi,” jelas Iman. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.