INSPIRA Apresiasi Kinerja Kapolri Listyo Sigit Dalam Penanganan Kasus Ferdy Sambo

Rizqi Fathul Hakim, Ketua Umum Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA). (Ist)

BOGOR – Putri Chandrawati (PC) Istri Ferdy Sambo Resmi ditahan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang menyita perhatian publik hingga saat ini. 

Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, ditahannya Putri dilakukan setelah kondisi jasmani dan psikologinya dinyatakan sehat dan baik. Kapolri menjamin sel tahanan Putri sama dengan tahanan lain.

Ketua Umum Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) Rizqi Fathul Hakim mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut. Menurutnya, langkah itu sangat tepat demi tegaknya keadilan. 

“Keputusan pak Kapolri sudah sangat tepat. Penahanan PC merupakan keharusan, dan masyarakat bisa sedikit bernafas lega,” terang Rizqi, Senin, (03/10/22).

Rizqi menilai telah terjadi polemik di masyarakat dan akan terjadi hal-hal yang menghambat proses hukum bila PC tidak ditahan. Oleh karena itu, penahanan PC sudah pasti sesuai dengan pertimbangan

“Untuk standar penahanan rutan pak Kapolri sudah menjelaskan sama dengan yang lain, nanti ditentukan apakah di Bareskrim atau di rutan Brimob. Namun, yang saya tau, standarnya tetap sama,” tambah Rizqi. 

Saat ini, kasus FS, PC, KM, RE dan RR (Ricky Rizal Wibowo) telah ditetapkan sebagai tersangka dan menurut Kejagung telah P 21. Demikian juga akan menyusul kasus dugaan merintangi penyidikan terhadap beberapa anggota Polri lainnya yang sedang berproses.

Dirinya berharap, dengan keseriusan dan profesionalitas Polri dalam penanganan kasus Ferdy Sambo cs tersebut bisa meningkatkan kembali kepercayaan publik terhadap institusi Korps Bhayangkara itu, dan lebih luas kepada proses penegakan hukum di Indonesia.

“Dari awal sampe sekarang itu banyak pihak yang meragukan keseriusan dan kesungguhan jajaran Kepolisian untuk membongkar peristiwa ini, akan tetapi semua itu bisa di bantahkan dengan diumumkan oleh Kejaksaan Agung bahwa kasus FS dkk telah lengkap, yaitu P 21,” pungkas Rizqi.

Lanjut Rizqi, dengan telah P 21 oleh Kejagung bukti bahwa Kapolri dengan jajaran petinggi Polri seperti timsus yang menanganinya tidak pilih kasih atau mau melindungi oknum Polri yang bersalah dan tidak ada yang kebal hukum. 

Mudah-mudahan dengan keseriusan Kapolri dan timsus dalam mengungkap kasus besar ini, kepercayaan kepada Polri semakin meningkat. Polri menjadi penegak hukum terpercaya dan dicintai rakyat.

“Selain itu, Kapolri dan timsus telah memberhentikan FS dari anggota Kepolisian, ini langkah yang paling serius dan tegas, bahwa FS bukan polisi lagi, bahkan Jenderal,” tutup Rizqi. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.