Inilah Fakta-fakta Unik Giant Panda Asal Tiongkok, Bisa Dilihat Langsung di Taman Safari Bogor

Inilah Giant Panda di Istana Panda Taman Safari Bogor. IST

BOGOR – Sudah lima tahun Istana Panda berdiri di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. Sejak kedatangan satwa panda bernama Hu Chun dan Cai Tao dari China pada 28 September 2017 lalu, Istana Panda menjadi primadona tujuan pengunjung Taman Safari Bogor. Keduanya hadir untuk menjawab rasa penasaran warga Indonesia terhadap wujud asli panda raksasa ini.

Cai Tao adalah panda jantan yang lahir tanggal 4 Agustus 2010. Nama Cai Tao sendiri berarti pemuda yang tampan, karismatik, dan bangsawan. Sementara itu, Hu Chun adalah panda betina yang lahir pada 8 September 2010. Nama Hu Chun berarti danau di musim semi atau si cantik dari alam. Cai Tao dan Hu Chun lahir di China Conservation and Research Center for Giant Panda di Bifengxia, Yaan, Provinsi Sichuan, Tiongkok.

Proses kedatangan Cai Tao dan Hu Chun telah dilakukan sejak lama, ditandai dengan pembangunan Istana Panda yang sekarang menjadi rumah mereka di Taman Safari Bogor. Cai Tao dan Hu Chun telah menempuh jarak lebih dari 4.400 kilometer, lepas landas dari Bandara Internasional Shuangliu di Chengdu, Tiongkok dengan menempuh perjalanan lima setengah jam hingga tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Apa saja fakta-fakta unik satwa yang satu ini?

Panda bisa dikatakan adalah salah satu hewan terunik di dunia. Mereka termasuk keluarga beruang, tapi warnanya lain sendiri dibanding semua beruang lain. Tidak seperti beruang lain yang suka makan daging, panda malah lebih suka makan pohon bambu. Mereka juga berbeda dengan beruang lain yang tampak garang, karena panda malah selalu tampak imut bahkan hingga dewasa.

Namun keunikan panda tidak hanya sebatas itu, ada sejumlah fakta unik lain tentang hewan endemik Tiongkok ini yang pasti akan membuatmu makin kagum pada mereka.

Panda menghabiskan 10-16 jam sehari untuk makan. Jumlah bambu yang mereka konsumsi dalam sehari pun sangat banyak, yaitu mencapai 12 kg.

“Tapi jumlah sebanyak itu pun sebenarnya tidak cukup untuk hewan sebesar panda. Berat panda bisa mencapai 160 kg, sedangkan bambu hanya mengandung sedikit kalori,” ungkap Vice President Life and Sains Taman Safari Indonesia, drh. Bongot Huaso Mulia, MSc, Kamis (16/5/2024).

Fakta lain menyebutkan, panda bisa bertahan hidup dengan bambu karena punya gaya hidup yang cenderung malas. Itu membuat panda hanya butuh 38 persen kalori yang biasa dibutuhkan hewan sebesar mereka.

Meski merupakan fans sejati bambu, panda ternyata tidak seratus persen herbivor. Laman World Wildlife Fund menyebut bahwa 99 persen makanan panda adalah bambu, sementara 1 persennya adalah hewan kecil dan telur. Panda khususnya butuh makan daging saat mereka gak mendapat kalori yang sesuai kebutuhannya.

Panda adalah salah satu hewan yang perbandingan ukuran induk dan bayinya paling esktrem. Laman Huffpost menyebut bahwa induk panda memiliki berat rata-rata 90 kg, sedangkan bayi panda yang baru lahir hanya berbobot 100 gram. Artinya, induk panda berukuran 900 kali lebih besar dibanding bayinya.

Tidak hanya sangat kecil, bayi panda juga terlahir dalam kondisi yang tampak seperti belum siap dilahirkan. Mereka buta dan tak berbulu. Butuh waktu lama bagi mereka untuk akhirnya membuka mata, yaitu usia 6-8 minggu, dan baru bisa merangkak pada usia 3 bulan. Dengan kondisi demikian, sekitar 40 persen bayi panda mati di alam liar.

Panda adalah hewan yang penyendiri. Mereka menandai wilayahnya dengan cara buang air kecil di batang pohon. Uniknya, kadang panda akan melakukannya sambil berdiri dengan kaki depannya, persis orang yang sedang handstand. Tujuannya adalah supaya mereka bisa meninggalkan baunya di titik yang lebih tinggi.=ROY/*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.