Ini Sanksi Tegas ASN di Cianjur Terlibat Judi Online

Kantor Inspektorat Daerah (Itda) Kabupaten Cianjur. Esya | Pakar

CIANJUR—Terkait soal adanya surat edaran dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Nomor: 98/KPG.03.04/INSPT tentang Larangan Judi Online dan Judi Konvensional, yang dikeluarkan tanggal 27 Juni 2024 lalu. Hal tersebut, langsung menindaklanjuti pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, melalui Inspektorat Daerah (Itda) Kabupaten Cianjur.


Informasi yang berhasil dihimpun, pihak Inspektorat Daerah (Itda) Kabupaten Cianjur tidak akan segan-segan dalam memberikan Sanski apabila ada ASN dalam lingkungan Pemkab Cianjur, jika memang terbukti atau kecanduan ada oknum ASN yang terlibat bermain Judi online (Judol).


Kepala Endan Hamdani SH, MH, membenarkan pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanki tegas terhadap oknum aparat ASN yang terlibat bermain Judi online (Judol). Hal tersebut, sesuai surat edaran dari Gubernur Jabar diwilayah Cianjur akan memberlakukan hal yang sama sesuai arahan.


“Memang akan diberlakukan, sanki tegas sesuai azas mutatis mutandis. Artinya memberlakukan hal-hal yang sama, sesuai arahan dari dari Gubernur Jabar,” tegas Endan kepada wartawan.


Menurutnya, Inspektorat Daerah (Itda) Cianjur akan mengeluarkan surat edaran terkait tentang peraturan tersebut. Pasalnya, sanki tegas tegas tersebut, ranahnya ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cianjur.


“Memang sanki tegas Itu, kan ranahnya ada di kepegawaian, jadi BKPSDM leading sektornya. Kami hanya menindaklanjuti kalau ada informasi yang sampai ke kami, kalau ada oknum ASN di lingkungan Pemkab Cianjur yang bermain Judi online (Judol) baru kami tindaklanjuti,” terangnya.


Namun sejauh ini, kata Endan pihaknya belum ada yang menyampaikan laporan ke Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur, jika ada oknum ASN yang terlibat judi online atau hal-hal yang tercela lainnya. “Akan tetapi jika memang terbukti, nanti akan kami (inspektorat , red) proses sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Sanksi beratnya nanti dilihat dulu dari PP 94 2021 tentang ASN, itu kan ada sanksi ringan, sedang, dan berat nanti di dalami, diproses dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang ada,” ungkapnya.


Dia menegaskan terkait soal sanksi tegas tersebut, apa yang diberlakukan, misal adanya ASN yang terlibat judi online, tergantung hasil dari pemeriksaan. “Tergantung nanti hasil dari pemeriksaan dari tim auditor kami,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.