Ini Jumlah Kuota Formasi CASN dan PPPK di Kabupaten Cianjur

Kantor BKPSDM Kabupaten Cianjur. Esya | Pakar

CIANJUR – Seleksi penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun anggaran 2023 akan segera dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Pasalnya, kuota formasi yang dibutuhkan Pemkab Cianjur hanya sebanyak 1.574 orang.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSMD) Kabupaten Cianjur, Ayi Reza Addairobi, mengatakan jika seleksi penerimaan CASN PPPK tahun anggaran 2023 berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Nomor 546 tertanggal 20 Juli 2023. Di lingkungan Pemkab Cianjur kuota CASN PPPK yang dibutuhkan sebanyak 1.574 orang.


“Memang formasi yang dibutuhkan untuk guru sebanyak 843 orang, tenaga kesehatan sebanyak 499 orang, dan tenaga teknis sebanyak 232 orang, jadi jumlah totalnya ada sebanyak 1,574 orang,” kata Ayi Reza Addairobi yang sering disapa Robi ini, Kamis (5/10/2023).


Menurutnya, dari formasi yang dibutuhkan, ada penerimaan bagi penyandang disabilitas. Sedangkan terkait persyaratannya bagi pelamar disabilitas ini, harus ada surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah/puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasan nya serta menyampaikan link video singkat yang menunjukan kegiatan sehari-hari pelamar dalam menjalankan aktivitas sesuai jabatan yang dilamar. “Pada prinsipnya ada persyaratan khusus dan umum yang harus dipenuhi setiap pelamar sesuai ketentuan,” ungkapnya.


Sebagai Panitia Seleksi (Pansel) Daerah Kabupaten Cianjur sendiri, kata Robi telah membuka ruang masa sanggah terhadap hasil pengumuman seleksi administrasi. Mereka bisa mengajukan masa sanggahan paling lama tiga hari setelah hasil seleksi administrasi diumumkan. “Panitia seleksi instansi dapat menerima atau menolak alasan sanggahan yang diajukan pelamar. Kemudian panitia seleksi instansi dapat menerima alasan sanggahan dalam hal kesalahan bukan oleh pelamar,” ujarnya.


Dia juga memastikan jika seleksi CASN PPPK dilaksanakan secara gratis. Artinya, para peserta tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun. “Bagi peserta yang lulus tapi di kemudian hari diketahui terjadi pemalsuan dokumen atau ketidaksesuaian persyaratan, maka akan dikenai sanksi sesuai peraturan perundang-undangan. Secara otomatis pula kelulusan peserta dianggap gugur,” pungkasnya. NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.