Ini Dia Jurus PN Cegah Hakim dan Advokat tidak Main Mata

0
147

BOGOR – Aplikasi sidang berbasis online atau E-Court mulai diterapkan Pengadilan Negeri Cibinong. Bertujuan mencegah adanya celah antara hakim dan advokat untuk “bermain mata’ dalam sidang.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kongres Advokasi Indonesia (KAI) Bogor Raya, Ari Indra David mengarakan, E-Court akan membuat alur persidangan menjadi transparan. Mulai dari jadwal, nama hakim, hingga hasil sidang yang nantinya tercantum dalam website.

“Banyak pandangan masyarakat soal adanya konglalinkong antara hakim dan advokat dalam proses persidangan. Kita ingin lebih transparan soal itu,” ujar David kepada wartawan saat acara sosialisasi E-Court, Selasa (13/11/2018).

Kata David, yang bisa mengakses E-Court hanyalah mereka yang berperkara, melalui ecourt.mahkamahagung.go.id. Kemudian akses dapat dilanjutkan dengan nomor register penggugat maupun tergugat yang nantinya bisa memberikan jawaban secara online.

“Jadi tidak harus sidang. Cukup melalui online. Nanti dalam prosesnya, itu bisa memberikan jawaban-jawaban berbasis elektronik. Ini baru khusus perdata, kalau pidana belum,” jelasnya.

Menurut David, E-Court akan diberlakukan 100 persen pada tahun 2019 mendatang.

“Semua merata, maka saya meminta rekan-rekan advokat untuk mendaftar E-Court. Karena jika tidak, maka tidak akan dianggap sebagai advokat,” terangnya.

KHAERUL UMAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.