Iming-iming Uang Rp3 Ribu, Kakek di Cianjur Lakukan Pelecehan Terhadap Anak Dibawah Umur

Ilustrasi kasus pelecehan seksual. IST

CIANJUR – Aksi bejad dilakukan seorang kekek berinisial LH (69) warga Kampung Sarampad RT03/02, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang-Cianjur. Pasalnya LH diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak perempuan dibawah umur berinisial NR (9) dirumahnya.


Informasi yang berhasil dihimpun, aksi bejad LH terhadap anak dibawah umur tersebut, diketahui orang tua NR. Begitu mendapatkan cerita perlakukan tidak senonoh tersebut, kedua orang tua korban langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. Tidak berselang lama, pria paruh baya tersebut, langsung berhasil ditangkap pihak aparat kepolisian tanpa perlawanan.


Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, membenarkan jika pihaknya telah berhasil menangkap pria paruh baya tersebut. Menurutnya, modus yang dilakukan LH awalnya mengajak NR untuk bermain ke rumahnya. Yang mana keduanya adalah tetangga dekatnya. Saat itupun, LH langsung melancarkan aksi bejatnya kepada NR.


“Memang pelaku ini, melakukan dugaan pelecehan dengan meraba-raba kemaluan anak tersebut serta memegang dan memasukan jari telunjuk terlapor kedalam kemaluan korban,” tegas AKP Tono, kepada wartawan Sabtu, (06/07/2024).


Di dalam rumahnya, kata AKP Tono, LH mengiming-imingi NR uang untuk jajan dengan syarat tidak bercerita kepada orangtuanya. “Saat itu, korban diiming-imingi dengan uang Rp3 ribu agar korban tidak bercerita kepada orang tuanya,” terangnya.


Menurutnya, setelah NR menceritakan apa yang dialaminya kepada orangtuanya sehingga dilanjutkan dengan melakukan laporan ke Polres Cianjur. Saat ini, LH sudah diamankan di Mapolres Cianjur setelah ditangkap di wilayah Kecamatan Cugenang. “Memang saat itupun, pelaku sudah diamankan kemarin, dan ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.