HPSN 2022, Indocement Berikan Pelatihan Kepada Masyarakat dan Sekolah Adiwiyata di Desa Mitra Perusahaan

Webinar Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Kompleks Pabrik Citeureup. IST

CITEUREUP – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Kompleks Pabrik Citeureup, memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2022.

Bertajuk “Kelola Sampah, Kurangi Emisi, Bangun Proklim”, perusahaan yang concern terhadap lingkungan hidup tersebut turut berpartisipasi dalam event HPSN melalui berbagai kegiatan.

Di antaranya memberikan pelatihan secara webinar bertajuk “Fungsi Bank Sampah dalam Kelola Sampah dan Kurangi Emisi Guna Pengembangan Proklim serta Sekolah Adiwiyata di Desa Mitra Indocement” yang dilaksanakan pada 22 Februari 2022.

Direktur and Corporate Secre­tary PT Indocement, Antonius Marcos mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan untuk memotivasi para pegiat lingkungan dari Bank Sampah, baik dari Kampung Ramah Lingkungan (KRL) maupun Sekolah Adiwiyata di desa mitra Indocement, untuk terus konsisten dalam pengelolaan sampah dan edukasi ke masyarakat, serta melakukan pelaporan data Bank Sampah yang tercatat secara sistematis.

“Pelatihan berlangsung selama 1 hari diikuti oleh 53 orang peserta yang berasal dari Bank Sampah KRL dan Sekolah Adiwiyata di 12 desa mitra Indocement unit Citeureup. Pelatihan tersebut terselenggara atas sinergi antara Indocement dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI),” kata Marcos dalam keterangan tertulisnya yang diterima PAKAR, Senin (28/2).

Ada beberapa narasumber yang menyampaikan materi dalam pelatihan tersebut. Di antaranya Sub Koordinasi Kemitraan dan Peran Serta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Surya Sumini dan Ketua Dewan Pengurus Daerah Kabupaten Bogor ASOBSI, Bambang Nugroho.

Pelatihan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Ade Yana Mulyana.

Menurut Marcos, peringatan HPSN tersebut juga dilaksanakan di Indocement unit Cirebon melalui Webinar Budidaya Maggot BSF dan pendampingan Budidaya Maggot.

“Dengan terselenggaranya rangkaian acara HPSN tersebut, diharapkan akan menginspirasi semakin banyak lagi masyarakat dan perusahaan lainnya untuk peduli akan pengelolaan sampah, baik organik maupun non organik, sehingga akan tercapai pengelolaan sampah nasional yang baik, emisi nasional dapat berkurang, dan mendorong munculnya Proklim di seluruh wilayah Indonesia,” tutur Marcos. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.