Hasil Swab 25 Warga Parungpanjang Positif Covid-19, Jenis Varian Menunggu Hasil Uji Laboratorium Kesehatan

Ilustrasi Covid-19. IST

PARUNGPANJANG – 25 orang warga di Kecamatan Parungpanjang, dikabarkan positif tertular Covid-19 dari hasil uji tes Swab yang telah dijalani.

Saat ini, ke-25 orang tersebut langsung menjalani tahap isolasi mandiri dan perawatan kesehatan di sejumlah rumah sakit yang berada di Kabupaten Tangerang.

Hal ini diungkapkan oleh Icang Aliyudin, Camat Parungpanjang kepada sejumlah awak media. Ketua Satgas Penanganan Covid Kecamatan ini menjelaskan, diduga para warga ini tertular karena beraktivitas di luar wilayah Kecamatan Parungpanjang.

“Dari laporan yang saya terima, diantara mereka ada yang habis ikut workshop di Puncak, lalu ada yang pulang berlibur di Anyer Banten dan kerja di Jakarta. Kami masih terus pantau informasi ini, namun yang pasti 25 orang ini dinyatakan positif terpapar Covid-19 dari hasil tes Swab,” ungkap Icang Aliyudin, Rabu (26/01/2021).

Ia menjelaskan, untuk jenis varian Covid hingga saat ini masih dilakukan tahap uji laboratorium. Sehingga diperlukan waktu untuk mengetahui jenis varian Covid-19 yang telah menulari warga tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan saya juga telah meminta semua kepala desa (kades) kembali memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. Karena Covid-19 masih ada dan pamdemi ini belum berakhir,” ucap Icang Aliyudin.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Puskesmas Parungpanjang, dokter Susi Juniar mengatakan bahwa benar ada 25 warga yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 dari hasil tes SWAB. Hasil ini diketahui setelah selama dua hari ini ada pelaksanaan tes Swab mandiri yang di lakukan oleh warga tersebut.

“Hari pertama ada 18 orang yang positif, lalu hari kedua ada 7 orang, jadi totalnya ada 25 orang. Semua pasien positif tersebut diduga tertular di luar wilayah Kecamatan Parungpanjang. Data yang dikumpulkan, 25 orang tersebut ada laki laki dan perempuan dengan usia rata – rata diatas 20 tahun,” jelasnya.

Ia mengimbau, agar warga tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dalam aktivitas sehari-hari. Seperti memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan dengan sabun dan mengurangi mobilitas tidak penting.

“Jangan lupa untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 yang terus menerus dilakukan oleh pemerintah.” pungkas Susi. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.