Harga Pupuk Naik, Petani di Barengkok Menjerit

LEWELIANG – Sejumlah petani di Desa Barengkok Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengeluhkan kenaikan harga pupuk subsidi pada Jum’at (26/02/21). Harga yang biasanya 96.000 per-50 kilo sekarng mencapai 110.00, meskipun harga kenaikan tidak begitu drastis namun cukup memberatkan di masa perubahan cuaca dan pademi.

Menurut sekertaris Desa Barengkok dedi, kenaikan harga pupuk subsidi cukup di rasakan oleh mayoritas petani di Desa Barengkok, dan apa lagi petani suka mengeluhkan pasokan pupuk yang terbatas.

“Mayoritas penduduk di Desa Barengkok 40 % berpenghasilan di sektor pertanian, jika pasokan pupuk kurang memadai itu berdampak besar dan apa lagi jika kenaikan harga pupuk itu tentu berdampak besar,” ujarnya kepada pakuanraya.com.

Menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak UPT terkait akan keluhan para petani. “Kita telah melaporkan keluhan para petani ke pihak UPT terkait, semoga bisa segera di tinjau,” imbuhnya.

Sementara itu, dampak kenaikan dan pasokan pupuk subsidi cukup di rasakan oleh Muslihin petani yang mendapatkan pupuk subsidi. “Ya sekarang ada sedikit kenaikan harga pupuk yang tadinya 96.000 ribu menjadi 110.000, apa lagi perubahan cuaca kadang hasil panen tidak sesuai,” akunya.

Menurutnya, jika tidak pakai pupuk yang bersubsidi mana mungkin kita bisa menjangkau, apa lagi pupuk tanpa subsidi mahal banget. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.