Harga Cabai Menggila, Pedagang di Pasar Tenjo Mogok Jualan

Pasar tradisional Tenjo tampak sepi tidak ada pedagang berjualan, karena aksi mogok berjualan yang dilakukan pedagang akibat harga cabai naik. Firman | Pakar

TENJO – Pedagang cabai di Pasar Tradisional Tenjo, Kabupaten Bogor, melakukan aksi mogok berdagang, lantaran harga cabai mahal dan menurunnya jumlah pembeli. Aksi mogok berdagang tersebut tidak lain akibat harga cabai alami kenaikan yang relatif tinggi, sehingga membuat para pedagang melakukan aksi mogok berjualan. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang naik 2,64% menjadi Rp53.270 per kilo.

Menurut pengelola pasar Tenjo, Supriyatna Bayau menuturkan, aksi tersebut sudah berlangsung hampir satu pekan, lantaran harga cabai mengalami kenaikan yang cukup pesat. “Seluruh lapak yang berjualan cabai melakukan aksi mogok berjualan, bahkan tidak ada aktivitas berjualan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, aksi tersebut sudah dijalankan hingga beberapa pekan lalu, bahkan para pedagang memilih enggan berjualan lantaran kurangnya minta masyarakat. “Sudah hampir dua minggu, bahkan harga cabai naik hingga dua kali lipat, sehingga hal tersebut membuat pedagang enggan berjualan,” tuturnya.

Dalam aksi tersebut tidak hanya dilakukan oleh pedagang cabai saja, akan tetapi oleh seluruh pedagang sembako dan pedagang lainya. “Aksi ini dilaksanakan serentak dan tuntutan para pedagang berharap pemerintah bisa memenuhi kebutuhan cabai serta harga kembali normal,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang masih berjualan, Susanti mengatakan, kenaikan harga cabai saat ini mencapai dua kali lipat, bahkan menyebabkan turunnya daya pembeli. “Kenaikan harga cabai sangat tinggi dan pedagang memilik untuk tidak berjualan, bahkan tidak hanya pedagang cabai yang lakukan aksi pedagang sembako juga ikut aksi,” ujarnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.