Harga Cabai Makin ‘Pedas’, Petani di Sukaraja Bahagia Hasil Panennya Dibeli Dengan Nominal Tinggi

Petani cabai di Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja saat sedang memeriksa hasil tanamnya. IST

SUKARAJA – Mahalnya harga cabai di pasaran membuat masyarakat menjerit. Kenaikan yang dianggap tidak wajar ini dinilai telah menyengsarakan masyarakat.

Namun, tidak demikian bagi para petani cabai. Sebab, naiknya harga cabai di pasaran membuat hasil panennya dibeli tengkulak dengan harga tinggi.

Hal ini dirasakan para petani cabai di Kampung Warung Kaleng, Desa Cikeas, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Alhamdulilah hasil panen para petani cabai dibeli dengan harga tinggi oleh tengkulak, jadi sekarang petani cabai sedang untung,” ujar Supian salah satu petani cabai di Desa Cikeas saat diwawancarai wartawan, Senin (4/12/2023).

Lanjut dia, kenaikan harga cabai kali ini dipicu karena musim kemarau yang begitu panjang. Selain itu, harga pupuk yang tidak stabil dan cenderung mahal yang akhirnya petani beralih menggunakan pupuk organik hasil produksi sendiri yang bahannya ada disekitar rumah baik pupuk kandang maupun kompos.

“Sebelumnya para petani menjual cabai sekitar Rp30 ribu sampai Rp50 ribu, tapi sekarang para petani bisa menjual dengan harga Rp70 sampai Rp80 ribu perkilogram,” ucapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Entis Sutisna membenarkan kenaikan harga cabai di pasaran membuat petani cabai untung. “Iyah karena tengkulak dan pasar membeli dengan harga tinggi,” ujar Entis saat dihubungi wartawan.

Namun memang, kenaikan harga cabai kali ini membuat masyarakat harus mengelus dada karena naiknya dianggap tidak wajar.

“Makanya banyak dari masyarakat khususnya pedagang makanan beralih ke cabai bubuk untuk memenuhi kebutuhan cabainya,” terangnya.

Ia memastikan, harga cabai akan kembali normal seiring musim hujan yang sudah mulai turun. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.