Hadapi Babak Kualifikasi Porprov, Pengcab Pabsi Tancap Gas

Ketua Tim Monev III cabang olahraga angkat besi, EF Joy Pendhita berfoto bersama dengan lifter, pelatih dan Ketua Umum Pengcab Pabsi, Yudi Agus Soleh (empat belakang) di Cibinong, Jumat (29/1/2021). Adi | Pakar

CIBINONG – Ketua Umum Perkumpulan Angkat Besi Indonesia (Pabsi) Kabupaten Bogor, Yudi Agus Soleh langsung bergerak cepat setelah dikukuhkan Pengorov, beberapa waktu lalu.

Buktinya, mereka langsung tancap gas dalam menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) XIV Jawa Barat 2021.

Kini, jajaran pengurus Pabsi telah menyiapkan strategi menuju perebutan tiket Porprov 2022. Salah satunya dengan menjelaskan langsung kepada Tim III Monitoring dan Evaluasi (Monev) cabang olahraga dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, yang melakukan monev terhadap cabor pecahan PABBSI tersebut.

Bahkan dari monev yang dilakukan tim tiga yang dimotori EF Joy Pendhitan, Iswahyudi, Sitti Sopiah dan Sugiarto, pengurus angkat besi telah melaporkan kepada tim tiga kaitan dengan pelaksanaan BK Porprov akan dilaksanakan di Kabupaten Bandung Barat, pelaksanaan BK diperkirakan digelar Juni, regulasi masih dikaji oleh Pengprov, jumlah nomor pertandingan 16 nomor, program latihan berjalan rutin di club/gym dengan tetap menjaga prokes, peningkatan prestasi atlet dalam mempersiapkan BK.

Selain itu Ketum angkat besi yang baru akan mendatangkan pelatih nasional, cabor angkat Besi siap meningkatkan raihan medali lebih banyak dari Porda XIII Jawa Barat 2018.

Bahkan Ketum angkat besi berharap dukungan penuh dari KONI dalam proses peminjaman alat latihan yang ada di Stadion Pakansari sebagai langkah persiapan atlet menuju BK Porprov. Hal itu dikatakan Ketua Tim Monev EF Joy Pendhita, Jumat (29/1/2021).

“Kita sudah melalukan monev ke Pengcab Pabsi. Bahkan kita juga sudah menerima laporan yang tengah dijalankan Pengcab, serta laporan akan pelaksanaan BK Porprov dari pengurus cabor angkat besi, ataupun kaitan dengan peminjaman alat olahraga angkat berat yang ada di Stadion Pakansari,” kata Joy Pendhita.

Dari hasil laporan ini tambah Joy, menjadi catatan penting bagi tim tiga untuk dilaporkan kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin. Yang mana nantinya hasil monev ini dijadikan dasar sebagai bahan evaluasi KONI dalam mempersiapkan cabor-cabor yang akan dikirim ke BK Porprov 2021. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.