Giat Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Damas Bogor Ajak Rawat Budaya Daerah

BOGOR – Organisasi Daya Mahasiswa Sunda (Damas) Cabang Bogor mengajak peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2022 yang berasal dari berbagai kampus di Provinsi Aceh, NTT, Papua dan Riau mengunjungi sanggar seni dan budaya Trisula Padjajaran Sakti.

Kunjungan ke sanggar seni dan budaya Trisula Padjadjaran Sakti yang berlokasi di Jalan Gang Aut Komplek SMK Ranti Mula, RT 01 RW 05, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor ini, bertujuan guna mempelajari kebudayaan Sunda bersama pendiri sanggar tersebut, yaitu Abah Zes.

“Saya berharap agar semua kalangan masyarakat serta mahasiswa bisa mempertahankan kebudayaan daerah bmdi wilayahnya masing masing” kata Maulana Laili Ibrahim, Ketua Damas Cabang Bogor, Rabu (16/11/2022).

Dalam giat kunjungan peserta PMM ke sanggar seni budaya tersebut, dihadiri pula oleh beberapa tokoh budayawan Sunda, salah satunya Kang Abdul Manan Gumilar, yang juga merupakan anggota Damas Angkatan 78 Panen.

“Seluruh masyarakat secara bersama sama harus bisa memelihara budaya lokal. Jangan sampai budaya luar yang lebih mendominasi negeri Indonesia ini,” imbau Kang Abxul Manan.

Sementara itu, R. Syani N Januar, S.Mn, Ketua Yayasan Trisula Pajajaran Sakti yang menaungi sanggar seni budaya menyampaikan pepatah kuno Sunda yang memiliki arti sangat bermakna, yaitu “Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangka”.

“Kalimat tersebut sebuah pepatah lama dengan menggunakan Bahasa Sunda Kuno yang memiliki arti “ada dahulu ada sekarang, tak ada dahulu tak ada pula sekarang”. Maka sangatlah penting agar semua orang bisa merawat kebudayaan,” jelasnya. FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.